Tampilkan postingan dengan label china. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label china. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Februari 2013

Makanan Yang Pasti Ada Saat Imlek

Gong Xi Fat Choi Doskoyan! :D, hari ini adalah hari pertama imlek, atau bisa disebut "NGENCHOJIT" tapi kayaknya tulisan aslinya "NianChoJit" Yang artinya hari pertama dalam tahun ya... Doskoy artiin sendiri sih, Nian berarti Tahun, Cho berarti (gak tahu...) sedangkan Jit berarti 1 jadi artinya "Hari Pertama Dalam Tahun".. udahlah, kali ini Doskoy mau ngebahas tentang Makanan dan Minuman yang pasti ada dalam Imlek, dan pastinya tahu dong apa aja... karna udah pada silahturami nih? haha, yuk dilihat! :)





EMPING
yang pertama ini emping, ada kutipan yang pernah Doskoy baca "gak ada Emping gak imlek" ya... gitu-gitu aja sih, rasa masinnya ya masin lho! Emping adalah sejenis makanan ringan yang terbuat dengan cara menghancurkan bahan baku (biasanya terbuat dari biji melinjo) hingga halus kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari. lihat selengkapnya
tapi ada yang namanya emping manis, beda juga lho! yang satu MANIS yang satu lagi MASIN, ya dua-duanya biasanya ada dalam Imlek
Emping Biasa

Emping Manis

GETAS/KERITEK
siapa yang tak kenal makanan satu ini? banyak sih... lol :D. getas biasa berbentuk bulat dan balok(bisa dibilang lonjong). Kepulauan Bangka Belitung memang terkenal dengan wisata pantainya yang begitu eksotis. Namun disamping itu, provinsi yang baru berdiri pada tahun 2000 ini juga memiliki beragam kuliner yang sangat menggiurkan. Rasa yang begitu khas dari daerah ini tak mungkin terlupa begitu saja ketika Anda mencicipinya. lihat selengkapnya




KUE
yang namanya kue di perayaan manapun biasanya ada,

KEMPELANG/KEMPLANG
makanan satu ini bisa jadi sajian yang nikmat saat perayaan nikahan atau pernikahan, tapi kalau Imlek... jangan harap deh kalau makanan ringan satu ini bakal habis. Kemplang adalah kerupuk khas dari lampung, sumatera selatan dan sekitarnya, jadi kalo dibilang makanan khas lampung saya rasa gak juga karena daerah lain juga ada. Kerupuk ini cukup istimewa karena tidak digoreng dengan minyak melainkan di panggang sehingga tidak mengandung minyak goreng, ini bagus sekali buat yang mengurangi goreng-gorengan.
Lihat Selengkapnya





KACANG MENTE/MONYET

kacang yang satu ini sering ditemui dalam perayaan Imlek (ya iyalah Doskoy! trus judul diatas apa gunanya?)




BUAH-BUAHAN(JERUK)
 buah yang paling sering muncul ialah jeruk! meskipun yang lain banyak tapi yang sering muncul ialah jeruk lalu duku


gimana Doskoyan? benar gak yang Doskoy tulis? ;D


Minggu, 03 Februari 2013

Asal Mula Imlek atau Chinese New Year

Imlek.... horaaaaaaaayyyyyyyyyyyy!!!!!!!!!!!!! :D bentar lagi dah imlek, tepatnya tanggal 10 febuari mendatang, gimana? buat sobat Doskoyan yang chinese, pasti tahu apa yang ditunggu-tunggu saat imlek yakni "ANGPAO" wow! hehe, kali ini Doskoy akan memberikan info tentang asal mula Imlek yuk disimak!
oh ya! hampir lupa "Gong Xi Fat Choi!" :D


Di Negara asalnya yaitu China dan juga negara yang mayoritas berpenduduk Chinese seperti Taiwan, Hongkong Perayaan Tahun Baru ini juga disebut Perayaan Musim Semi, ” Chung Chie atau The Spring Festival “. Secara resmi perayaan ini kemudian disebut Chinese New Year (Tahun Baru Chinese). Nama ini digunakan untuk mengganti sebutan Tahun Baru Lunar sejak setelah revolusi Xinhai pada tahun 1911. Aslinya perayaan musim semi ini adalah warisan masa lampau yaitu ritual La.


Secara umum, La adalah hari terakhir dalam satu tahun pada saat panen raya sudah dirampungkan dan sebagai ungkapan rasa syukur, orang Chinese (Tionghoa) memberikan sesaji kepada para dewa dan leluhur.


Menurut kamus bahasa China modern, La berarti periode bulan keduabelas menurut kalender lunar disaat mana upacara ritual untuk menghormati dewa-dewi dan leluhur dilaksanakan.


Pada masa Dinasti Han berkuasa di Tiongkok, Xu Shen menulis dalam bukunya bahwa, pada hari La, 36 hari setelah perayaan Dongzhi (yaitu hari terpendek dalam satu tahun yang biasanya bertepatan dengan tanggal 21 atau 22 bulan Desember), semua dewa diberikan sesaji.



Walaupun perayaan musim semi ini jatuh pada hari pertama bulan pertama suatu tahun, namun umumnya perayaan berlangsung sepanjang bulan. Dimulai dengan pesta atau perayaan membuat dan memakan semacam bubur special yang disebut ” La Ba Zhou ” pada hari kedelapan bulan keduabelas tahun lunar. Bubur ini disebut juga “Bubur hari kedelapan dari La”.


Dibagian Selatan China, dan juga dibawa hingga kenegara-negara di Asia Tenggara, makanan ini dikenal sebagai “onde-onde berkuah”. Rangkaian perayaan berakhir pada hari kelimabelas bulan pertama (Cap Go Me), dimana orang-orang Tionghoa merayakan “Yuan Xiao atau Festival Lampion”. Belakangan festival lampion ini juga diramaikan dengan Tarian Naga (Liang Liong) dan Akrobat Barongsai.

Legenda Perayaan Musim Semi


Menurut legenda, konon pada masa lampau ada seorang pria bernama Wannian. Suatu hari ia duduk dibawah pohon dan menyadari kalau bayangan pohon bergerak secara teratur sesuai dengan pergerakan matahari. Berdasarkan pengamatannya, Wannian membuat semacam pengukur waktu menggunakan tongkat. Namun sayang, pengukur waktu penemuannya ini hanya berfungsi ketika sinar matahari tidak sedang tertutup awan pada siang hari dan dimalam hari sama sekali tidak dapat dipergunakan. Hal ini memacu Wannian untuk menciptakan suatu alat yang tidak tergantung oleh sinar matahari. Ia lalu membuat semacam jam dengan mempergunakan sebuah jar yang diletakkan sedemikian rupa sehingga air di dalam jar tersebut akan menetes perlahan dengan interval yang dapat diatur.

Diwaktu yang sama, Raja Zuyi sedang mencemaskan bencana alam yang melanda negerinya. Ia yakin banyak penderitaan akibat bencana alam dapat  
dihindari atau setidaknya dikurangi efeknya jika saja dia tahu bagaimana memprediksi cuaca. Salah satu menterinya, A-heng yang ingin mencari muka dihadapan raja malah mengusulkan raja mengadakan upacara sembahyang pada langit (Tuhan), katanya Kaisar Giok (Bossnya Dewa-Dewi orang Tionghoa) minta sogokan atau kalau tidak akan diturunkan bencana. Raja Zuyi menerima usulannya, tetapi bencana alam tetap saja tidak dapat dihindari.

Ketika Wannian mendengar hal itu, ia segera pergi menemui Raja Zuyi. Ia menerangkan hasil observasinya mengenai waktu dan perubahan alam kepada sang raja. Zuyi sangat terkesan sehingga ia segera mendirikan stasiun pengamat cuaca lengkap dengan alat ukur waktu agar Wannian dapat menciptakan sebuah sistem kalender demi kepentingan rakyatnya.


Beberapa waktu kemudian, Raja Zuyi menyuruh A-heng untuk memeriksa hasil pekerjaan Wannian. Menteri tersebut pergi ke stasiun pengamat cuaca dan menemukan catatan-catatan Wannian di dinding, bahwa satu siklus waktu yang terdiri dari 360 hari, 12 siklus bulan dan 4 perubahan musim. Agaknya Wanian hampir merampungkan tugasnya. Khawatir kalau prestasi Wannian akan membuat dirinya tersingkir dari lingkaran pengaruh Raja Zuyi, kemudian A-heng mengirim pembunuh bayaran untuk menghabisi Wannian. Namun pembunuh bayaran tersebut tertangkap sebelum mencelakai Wannian. Ketika Raja Zuyi mengetahui keterlibatan A-heng dalam rencana pembunuhan tersebut, A-heng akhirnya dihukum pancung. Setelah itu Raja Zuyi sendiri yang mengunjungi Wannian di stasiun cuacanya.


 
Wannian menjelaskan bahwa ia telah berhasil menciptakan suatu kalender. Kebetulan saat itu menurut sistem kalender penemuan Wannian, satu siklus tahunan akan segera berakhir, karena itu ia meminta Raja Zuyi memilih suatu tanggal sebagai permulaanatau hari pertama tahun yang baru. Raja Zuyi berpendapat hari pertama musim semi mestinya tepat untuk dijadikan hari pertama permulaan tahun baru. Musim semi adalah musim dimana segala sesuatu yang lama digantikan oleh yang baru, musim dingin telah berlalu, bunga-bunga mulai bermekaran, tunas-tunas tanaman mulai bertumbuhan.


Itulah awal mula perayaan musim semi atau the spring festival. Perayaan inilah yang kemudian dirayakan sebagai Chinese New Year atau di Indonesia dikenal sebagai Tahun Baru Imlek.

Rabu, 21 November 2012

Misteri Sesosok Mumi dengan Kondisi Utuh di China

Halo!
Sobat Doskoyan :)

Misteri Sesosok Mumi dengan Kondisi Utuh di ChinaPenemuan Mummy di China membuktikan tentang peradaban masa lalu .Dengan alis, rambut, dan kulit masih utuh setelah lebih dari 600 tahun, seorang Cina sangat diawetkan “mumi basah” masih terbungkus selimut setelah berabad-abad dalam sebuah peti mati.

Ditemukan di dalam peti mati pada tanggal 1 Maret, tubuh telah ditemukan di sebuah makam sengaja ditemukan oleh roadbuilders dekat kota Taizhou.Mumi masih terlihat utuh karena terndam Air. Victor Mair ahli arkeologi mengatakan bahwa air biasa tanpa oksigen menghambat bakteri yang biasanya akan membusukan tubuh mayat. Di lihat dari Jenis pakaian yang di pakai Mumi diperkirakan Mumi tersebut dari Dinasti ming (1368-1644) , dan masih menjadi misteri tentang siapakah sebenarnya orang yang menjadi mumi tersebut.

Seorang pekerja dari Museum Taizhou membersihkan cincin giok besar mumi basah China pada tanggal 3 Maret.
Giok dikaitkan dengan umur panjang di Cina kuno. Tapi dalam kasus ini, cincin giok adalah “mungkin tanda kekayaannya dan bukan tanda-tanda kekhawatiran tentang akhirat,” kata Brook.

Anggota staf dari China Taizhou Museum berhati-hati menaikkan-mumi, salah satu dari tiga yang ditemukan di jalan-perluasan dari peti kayu nya pada tanggal 1 Maret.  Berpakaian lengkap, panjang 5-kaki- (1,5 meter) badan dikubur dengan barang-barang mewah, termasuk cincin giok, sebuah jepit rambut perak, dan lebih dari 20 potong pakaian-dinasti Ming.

Tidak teridentifikasi adanya lencana seperti phoenix atau naga, menunjukkan bahwa mumi basah tsb bukan dari kalangan kerajaan, kata Timothy Brook, seorang sejarawan di University of British Columbia Institute of Asia Research. “tutup kepala nya biasa,” kata Brook. “Tidak ada yang menunjukan perbedaan antara ia dari orang lain … Dia mungkin hanya salah seorang kaya..

Nah berikut ini foto foto mumi china yang utuh dan misterius.

Misteri Sesosok Mumi dengan Kondisi Utuh di China

Misteri Sesosok Mumi dengan Kondisi Utuh di China

Misteri Sesosok Mumi dengan Kondisi Utuh di China

Misteri Sesosok Mumi dengan Kondisi Utuh di China