Tampilkan postingan dengan label tahun baru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tahun baru. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Februari 2013

Asal Mula Imlek atau Chinese New Year

Imlek.... horaaaaaaaayyyyyyyyyyyy!!!!!!!!!!!!! :D bentar lagi dah imlek, tepatnya tanggal 10 febuari mendatang, gimana? buat sobat Doskoyan yang chinese, pasti tahu apa yang ditunggu-tunggu saat imlek yakni "ANGPAO" wow! hehe, kali ini Doskoy akan memberikan info tentang asal mula Imlek yuk disimak!
oh ya! hampir lupa "Gong Xi Fat Choi!" :D


Di Negara asalnya yaitu China dan juga negara yang mayoritas berpenduduk Chinese seperti Taiwan, Hongkong Perayaan Tahun Baru ini juga disebut Perayaan Musim Semi, ” Chung Chie atau The Spring Festival “. Secara resmi perayaan ini kemudian disebut Chinese New Year (Tahun Baru Chinese). Nama ini digunakan untuk mengganti sebutan Tahun Baru Lunar sejak setelah revolusi Xinhai pada tahun 1911. Aslinya perayaan musim semi ini adalah warisan masa lampau yaitu ritual La.


Secara umum, La adalah hari terakhir dalam satu tahun pada saat panen raya sudah dirampungkan dan sebagai ungkapan rasa syukur, orang Chinese (Tionghoa) memberikan sesaji kepada para dewa dan leluhur.


Menurut kamus bahasa China modern, La berarti periode bulan keduabelas menurut kalender lunar disaat mana upacara ritual untuk menghormati dewa-dewi dan leluhur dilaksanakan.


Pada masa Dinasti Han berkuasa di Tiongkok, Xu Shen menulis dalam bukunya bahwa, pada hari La, 36 hari setelah perayaan Dongzhi (yaitu hari terpendek dalam satu tahun yang biasanya bertepatan dengan tanggal 21 atau 22 bulan Desember), semua dewa diberikan sesaji.



Walaupun perayaan musim semi ini jatuh pada hari pertama bulan pertama suatu tahun, namun umumnya perayaan berlangsung sepanjang bulan. Dimulai dengan pesta atau perayaan membuat dan memakan semacam bubur special yang disebut ” La Ba Zhou ” pada hari kedelapan bulan keduabelas tahun lunar. Bubur ini disebut juga “Bubur hari kedelapan dari La”.


Dibagian Selatan China, dan juga dibawa hingga kenegara-negara di Asia Tenggara, makanan ini dikenal sebagai “onde-onde berkuah”. Rangkaian perayaan berakhir pada hari kelimabelas bulan pertama (Cap Go Me), dimana orang-orang Tionghoa merayakan “Yuan Xiao atau Festival Lampion”. Belakangan festival lampion ini juga diramaikan dengan Tarian Naga (Liang Liong) dan Akrobat Barongsai.

Legenda Perayaan Musim Semi


Menurut legenda, konon pada masa lampau ada seorang pria bernama Wannian. Suatu hari ia duduk dibawah pohon dan menyadari kalau bayangan pohon bergerak secara teratur sesuai dengan pergerakan matahari. Berdasarkan pengamatannya, Wannian membuat semacam pengukur waktu menggunakan tongkat. Namun sayang, pengukur waktu penemuannya ini hanya berfungsi ketika sinar matahari tidak sedang tertutup awan pada siang hari dan dimalam hari sama sekali tidak dapat dipergunakan. Hal ini memacu Wannian untuk menciptakan suatu alat yang tidak tergantung oleh sinar matahari. Ia lalu membuat semacam jam dengan mempergunakan sebuah jar yang diletakkan sedemikian rupa sehingga air di dalam jar tersebut akan menetes perlahan dengan interval yang dapat diatur.

Diwaktu yang sama, Raja Zuyi sedang mencemaskan bencana alam yang melanda negerinya. Ia yakin banyak penderitaan akibat bencana alam dapat  
dihindari atau setidaknya dikurangi efeknya jika saja dia tahu bagaimana memprediksi cuaca. Salah satu menterinya, A-heng yang ingin mencari muka dihadapan raja malah mengusulkan raja mengadakan upacara sembahyang pada langit (Tuhan), katanya Kaisar Giok (Bossnya Dewa-Dewi orang Tionghoa) minta sogokan atau kalau tidak akan diturunkan bencana. Raja Zuyi menerima usulannya, tetapi bencana alam tetap saja tidak dapat dihindari.

Ketika Wannian mendengar hal itu, ia segera pergi menemui Raja Zuyi. Ia menerangkan hasil observasinya mengenai waktu dan perubahan alam kepada sang raja. Zuyi sangat terkesan sehingga ia segera mendirikan stasiun pengamat cuaca lengkap dengan alat ukur waktu agar Wannian dapat menciptakan sebuah sistem kalender demi kepentingan rakyatnya.


Beberapa waktu kemudian, Raja Zuyi menyuruh A-heng untuk memeriksa hasil pekerjaan Wannian. Menteri tersebut pergi ke stasiun pengamat cuaca dan menemukan catatan-catatan Wannian di dinding, bahwa satu siklus waktu yang terdiri dari 360 hari, 12 siklus bulan dan 4 perubahan musim. Agaknya Wanian hampir merampungkan tugasnya. Khawatir kalau prestasi Wannian akan membuat dirinya tersingkir dari lingkaran pengaruh Raja Zuyi, kemudian A-heng mengirim pembunuh bayaran untuk menghabisi Wannian. Namun pembunuh bayaran tersebut tertangkap sebelum mencelakai Wannian. Ketika Raja Zuyi mengetahui keterlibatan A-heng dalam rencana pembunuhan tersebut, A-heng akhirnya dihukum pancung. Setelah itu Raja Zuyi sendiri yang mengunjungi Wannian di stasiun cuacanya.


 
Wannian menjelaskan bahwa ia telah berhasil menciptakan suatu kalender. Kebetulan saat itu menurut sistem kalender penemuan Wannian, satu siklus tahunan akan segera berakhir, karena itu ia meminta Raja Zuyi memilih suatu tanggal sebagai permulaanatau hari pertama tahun yang baru. Raja Zuyi berpendapat hari pertama musim semi mestinya tepat untuk dijadikan hari pertama permulaan tahun baru. Musim semi adalah musim dimana segala sesuatu yang lama digantikan oleh yang baru, musim dingin telah berlalu, bunga-bunga mulai bermekaran, tunas-tunas tanaman mulai bertumbuhan.


Itulah awal mula perayaan musim semi atau the spring festival. Perayaan inilah yang kemudian dirayakan sebagai Chinese New Year atau di Indonesia dikenal sebagai Tahun Baru Imlek.

Sabtu, 29 Desember 2012

25 Great New Year Quotes

While these are mostly floating around on the net in other places I wanted to collect them all and have them for reference. There’s some great wisdom, humor, and wry wit in the quotes below, enjoy!

I made no resolutions for the New Year. The habit of making plans, of criticizing, sanctioning and molding my life, is too much of a daily event for me.”
– Anaïs Nin,
French-Cuban Author



Good resolutions are simply checks that men draw on a bank where they have no account.”
– Oscar Wilde
Irish Writer & Poet

From New Year’s on the outlook brightens; good humor lost in a mood of failure returns. I resolve to stop complaining.”
– Leonard Bernstein,
American Conductor, Composer, Author


An optimist stays up until midnight to see the New Year in. A pessimist stays up to make sure the old year leaves.”
– Bill Vaughn,
American Columnist & Author


New Year’s Day… now is the accepted time to make your regular annual good resolutions. Next week you can begin paving hell with them as usual.”
– Mark Twain,
American Author & Humorist


Drop the last year into the silent limbo of the past. Let it go, for it was imperfect, and thank God that it can go.”
– Brooks Atkinson,
American Theatre Critic


For last year’s words belong to last year’s language and next year’s words await another voice.”
– T.S. Eliot,
American Playwright & Literary Critic


The object of a new year is not that we should have a new year. It is that we should have a new soul.”
– G.K. Chesterton,
English Writer


Be always at war with your vices, at peace with your neighbors, and let each new year find you a better man.”
– Benjamin Franklin,
Author, Inventor & Diplomat


Many years ago I resolved never to bother with New Year’s resolutions, and I’ve stuck with it ever since.”
– Dave Beard,
Baseball Player


Learn from yesterday, live for today, hope for tomorrow.”
– Albert Einstein,
Theoretical Physicist


Cheers to a new year and another chance for us to get it right.”
– Oprah Winfrey,
American Media Proprietor


It is difficult to live in the present, ridiculous to live in the future, and impossible to live in the past. Nothing is as far away as one minute ago.”
– Jim Bishop,
American Journalist & Author


One resolution I have made, and try always to keep, is this — To rise above the little things.”
– John Burroughs,
American Naturalist & Essayist


Write it on your heart that every day is the best day in the year.”
– Ralph Waldo Emerson,
American Essayist, Lecturer & Poet


The bad news is time flies. The good news is you’re the pilot.”
– Michael Altshuler,
Speaker & Trainer


Never tell your resolution beforehand, or it’s twice as onerous a duty.”
– John Selden,
English Jurist


Year’s end is neither an end nor a beginning but a going on, with all the wisdom that experience can instill in us.”
– Hal Borland,
American Author & Journalist


He who breaks a resolution is a weakling; He who makes one is a fool.”
– F.M. Knowles,
American Artist


I think in terms of the day’s resolutions, not the year’s.”
– Henry Moore,
English Sculptor & Artist


May all your troubles last as long as your New Year’s resolutions!”
– Joey Adams,
American Comedian


This bright new year is given me
To live each day with zest
To daily grow and try to be
My highest and my best!

– William Arthur Ward,
American Writer & Author


The proper behavior all through the holiday season is to be drunk. This drunkenness culminates on New Year’s Eve, when you get so drunk you kiss the person you’re married to.
– P.J. O’Rourke,
American Political Satirist


We will open the book. Its pages are blank. We are going to put words on them ourselves. The book is called Opportunity and its first chapter is New Year’s Day.”
– Edith Lovejoy Pierce,
American Poet & Pacifist


We spend January 1 walking through our lives, room by room, drawing up a list of work to be done, cracks to be patched. Maybe this year, to balance the list, we ought to walk through the rooms of our lives…not looking for flaws, but for potential.”
– Ellen Goodman,
American Journalist


gimana Doskoyan? ngerti semua kan? ;)

source 

5 Tempat Perayaan Tahun Baru Yang Romantis

Merayakan malam pergantian tahun dengan orang terkasih tentu menyimpan kesan tersendiri. Salah memilih tempat, malah bisa merusak malam Tahun Baru Anda. Inilah 5 tempat romantis untuk merayakan pergantian tahun, yang bisa Doskoyan ikuti.

1. Kampung Daun, Bandung

Kampung Daun adalah tempat makan bernuansa pedesaan Sunda lengkap dengan saung di Bandung. Letaknya yang berada di atas bukit dan berhawa dingin menjadikan tempat ini sebagai lokasi yang pas jika ingin merayakan tahun baru romantis bersama pasangan.

Pada malam pergantian tahun, Kampung Daun akan menampilkan pagelaran musik untuk menghibur Anda sambil menikmati santap malam. Jika makan malam romantis umumnya menggunakan penerangan lilin, di Kampung Daun, makan malam Anda akan terasa lebih romantis dengan adanya penerangan dari obor-obor yang dipasang di setiap sudut. Arak-arakan obor juga akan diadakan pihak restoran dan pasti semakin memeriahkan malam Tahun Baru Anda.


Sambil menunggu malam pergantian tahun tiba, pengunjung bisa membeli aneka jajanan masa kecil, seperti kue putu, kue rangi, gulali, dan menikmati hangatnya jagung bakar. Gemerlap Tahun Baru Anda di Kampung Daun akan semakin terasa dengan adanya pertunjukan kembang api dan peniupan terompet bersama-sama, tanda tahun telah berganti. Romantis kan?


2. Kampung Sampireun, Garut


Tempat romantis selanjutnya yang bisa Anda datangi untuk merayakan malam pergantian tahun adalah Kampung Sampireun, Garut. Meskipun letaknya sedikit jauh, dijamin Anda tidak akan menyesal begitu tiba di sana. Kampung Sampireun adalah resort yang didesain seperti pedesaan Sunda. Tempat ini memiliki beberapa bungalow yang terletak di atas danau. Untuk mencapai bungalow tersebut, Anda harus menyeberang danau menggunakan perahu.

Pada malam pergantian tahun, Kampung Sampireun menawarkan banyak acara menarik, salah satunya adalah pertunjukkan musik dan api unggun. Untuk yang baru menikah, malam Tahun Baru Anda akan semakin romantis dengan adanya paket floating candle light dinner di atas rakit sambil menikmati pesta kembang api. Dijamin Tahun Baru Anda tidak akan terlupakan!


3. Sky Dining


Untuk Anda yang tidak bisa merayakan Tahun Baru di luar ibukota, sky dining bisa menjadi pilihan yang tepat di Jakarta. Saat ini, Jakarta memiliki beberapa gedung yang menyediakan tempat makan malam di atap atau sky dining, salah satunya adalah Plaza Semanggi. Di sini, Anda bisa menikmati makan malam yang romantis, sambil melihat keramaian ibukota menjelang Tahun Baru dari atas gedung.

Malam Anda akan semakin berkesan dengan adanya pesta kembang api di seantero Jakarta, yang bisa dinikmati dari atas gedung. Tapi ingat, karena peminat tempat ini cukup banyak, Anda harus memesan tempat terlebih dahulu.


4. Pantai Sawarna


Pantai Sawarna yang terletak di Banten ini memiliki pasir putih dan udara segar. Di sini, Anda bisa menaiki jembatan gantung bersama pasangan. Anda juga bisa merayakan pergantian tahun yang romantis sambil menyalakan api unggun dan kembang api di tepi pantai. Barbeque party di pantai pasti menambah meriah malam Tahun Baru Anda.

Tak jauh dari pantai, ada Tanjung Layar. Tanjung Layar adalah pantai yang dibentengi oleh dua karang besar berbentuk seperti layar, dengan barisan karang yang memanjang di depan pantai. Di sini, Anda bisa menikmati hari-hari di Tahun Baru sambil berendam dan berenang. Jika ingin menginap, Sawarna menyediakan resort yang bisa Anda sewa. Pesanlah jauh-jauh hari sebelum menginap karena biasanya kamar segera dipenuhi pengunjung sebelum Tahun Baru tiba.


5. Jimbaran


Tak lengkap rasanya bila membicarakan tempat romantis tanpa menyebut Bali. Salah satu tempat romantis yang ada di Bali adalah Jimbaran. Di sini, Anda bisa menikmati santap malam romantis dengan view menghadap pantai. Semilir angin dan bunyi debur ombak akan menambah indah malam Tahun Baru Anda.

Semakin malam, kawasan ini akan semakin ramai dikunjungi wisatawan. Setiap orang akan meniup terompet bersama-sama dan menyaksikan pertunjukan kembang api.


Sumber : http://pikpaknews.blogspot.com/2012/12/5-tempat-romantis-merayakan-tahun-baru.html#ixzz2GVAamFNX
Blogger yang baik selalu menyertakan link sumber pada artikel yang di copy-paste

Fakta Unik Tentang Sejarah Tahun Baru

Selamat malam sobat Doskoyan! :) hehe, 2 hari lagi yakni lusa udah malam tahun baru nih! udah pada ngerencanain belum mau kemana malam tahun baru? kalo pestanya bareng temen-temen ingat ya,! ...... kalo gak ingat namanya lupa, hehe.... :)
yuk kita simak fakta unik tentang sejarah tahun baru berikut! :)



TAHUKAH ANDA
Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM. Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM. Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir. Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tidak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus.


HARI TAHUN BARU

1 Januari Hari pertama tahun kalender.

TANGGAL TAHUN BARU

Kalender Romawi kuno menggunakan tanggal 1 Maret sebagai Hari Tahun Baru. Belakangan, orang Romawi Kuno menggunakan tanggal 1 Januari sebagai awal tahun yang baru. Pada Abad Pertengahan, kebanyakan negara-negara Eropa menggunakan tanggal 25 Maret, hari raya umat Kristen yang disebut Hari Kenaikan Tuhan, sebagai awal tahun yang baru. Hingga tahun 1600, kebanyakan negara-negara Barat telah menggunakan sistem penanggalan yang telah direvisi, yang disebut kalender Gregorian.

Kalender yang hingga kini digunakan itu menggunakan 1 Januari kembali sebagai Hari Tahun Baru. Inggris dan koloni-koloninya di Amerika Serikat ikut menggunakan sistem penanggalan tersebut pada tahun 1752. Kebanyakan orang memperingati tahun baru pada tanggal yang ditentukan oleh agama mereka. Tahun baru umat Yahudi, Rosh Hashanah, dirayakan pada bulan September atau awal Oktober. Umat Hindu merayakannya pada tanggal-tanggal tertentu. Umat Islam menggunakan sistem penanggalan yang terdiri dari 354 hari setiap tahunnya. Karena itu, tahun baru mereka jatuh pada tanggal yang berbeda-beda pada kalender Gregorian tiap tahunnya.

SEJARAH DAN CARA MERAYAKAN DI MASA LAMPAU

Kebanyakan orang di masa silam memulai tahun yang baru pada hari panen. Mereka melakukan kebiasaan-kebiasaan untuk meninggalkan masa lalu dan memurnikan dirinya untuk tahun yang baru. Orang Persia kuno mempersembahkan hadiah telur untuk Tahun Baru, sebagai lambang dari produktivitas. Orang Romawi kuno saling memberikan hadiah potongan dahan pohon suci. Belakangan, mereka saling memberikan kacang atau koin lapis emas dengan gambar Janus, dewa pintu dan semua permulaan. Bulan Januari mendapat nama dari dewa bermuka dua ini (satu muka menghadap ke depan dan yang satu lagi menghadap ke belakang). Orang-orang Romawi mempersembahkan hadiah kepada kaisar. Para kaisar lambat-laun mewajibkan hadiah-hadiah seperti itu. Para pendeta Keltik memberikan potongan dahan mistletoe, yang dianggap suci, kepada umat mereka. Orang-orang Keltik mengambil banyak kebiasaan tahun baru orang-orang Romawi, yang menduduki kepulauan Inggris pada tahun 43 Masehi.

Pada tahun 457 Masehi gereja Kristen melarang kebiasaan ini, bersama kebiasaan tahun baru lain yang dianggapnya merupakan kebiasaan kafir. Pada tahun 1200-an pemimpin-pemimpin Inggris mengikuti kebiasaan Romawi yang mewajibkan rakyat mereka memberikan hadiah tahun baru. Para suami di Inggris memberi uang kepada para istri mereka untuk membeli bros sederhana (pin). Kebiasaan ini hilang pada tahun 1800-an, namun istilah pin money, yang berarti sedikit uang jajan, tetap digunakan. Banyak orang-orang koloni di New England, Amerika, yang merayakan tahun baru dengan menembakkan senapan ke udara dan teriak, sementara yang lain mengikuti perayaan di gereja atau pesta terbuka.

PERAYAAN MODERN

Sekalipun tahun baru juga merupakan hari suci Kristiani, tahun baru sudah lama menjadi tradisi sekuler yang menjadikannya sebagai hari libur umum nasional untuk semua warga Amerika. Di Amerika Serikat, kebanyakan perayaan dilakukan malam sebelum tahun baru, pada tanggal 31 Desember, di mana orang-orang pergi ke pesta atau menonton program televisi dari Times Square di jantung kota New York, di mana banyak orang berkumpul. Pada saat lonceng tengah malam berbunyi, sirene dibunyikan, kembang api diledakkan dan orang-orang menerikkan "Selamat Tahun Baru" dan menyanyikan Auld Lang Syne.

Pada tanggal 1 Januari orang-orang Amerika mengunjungi sanak-saudara dan teman-teman atau nonton televisi: Parade Bunga Tournament of Roses sebelum lomba futbol Amerika Rose Bowl dilangsungkan di Kalifornia; atau Orange Bowl di Florida; Cotton Bowl di Texas; atau Sugar Bowl di Lousiana.