Kamis, 07 Februari 2013

Mengenal Lebih Jauh Zaman "Tiga Kerajaan"

selamat Malam Doskoyan... :)

"Seluruh kekuatan di dunia, bersatu untuk bercerai dan bercerai untuk bersatu kembali"
-samkok

setelah sebelumnya Doskoy pernah membahas mengenai 36 strategi perang ala Zun Tzu sekarang Doskoy akan mencoba mengupas tuntas mengenai "Samkok" atau kita kenal sebagai "Tiga Kerajaan"
siap-siap ya Doskoyan! Artikel ini bakal menjadi sangat panjang lho! jadi siapkanlah kopi, dan juga kue, hehe ^^
kita akan membahas:
FALSAFAH HIDUP DARI ZAMAN TIGA KERAJAAN (SAM KOK)
Pertempuran dalam 3 Kerajaan
10 jendral terhebat dalam Samkok 

FALSAFAH HIDUP DARI ZAMAN TIGA KERAJAAN (SAM KOK)
 
Roman Tiga Kerajaan atau lebih dikenal dengan nama Sam Kok adalah karya sastra besar dalam peradaban Tiongkok yang dikarang oleh Lu Guan Zhong pada abad ke-13. Karya sastra ini adalah roman sejarah yang menceritakan pergolakan sosial dan peperangan tiga kerajaan besar pada akhir dinasti Han (220 – 280 M). Tiga kerajaan tersebut adalah kerajaan Wei dengan pendirinya Cao Cao, kerajaan Shu dengan pendirinya Liu Bei, dan kerajaan Wu dengan pendirinya Sun Quan. Dalam karya sastra tersebut banyak terdapat falsafah hidup yang masih relevan untuk diterapkan dalam masyarakat modern sekarang ini. Falsafah pada karya sastra tersebut bersumber dari ajaran-ajaran dua orang filsuf ternama negeri China, yakni Lao Tse (Taoisme) dan Kong Hu Chu (Konfusius). Adapun beberapa falsafah hidup dalam karya sastra tersebut diekspresikan dalam bentuk susunan kata-kata bijak yang mengandung petuah-petuah abadi sepanjang zaman.
1341758841962776051
  • Jangan pernah melakukan tindak kejahatan karena hal itu sepele. Jangan pernah mengabaikan perbuatan baik hanya karena hal itu kecil. [Liu Bei, Raja Shu]

  • Seorang pemimpin yang bijak tidak khawatir apakah rakyat mengenalnya atau tidak, dia justru khawatir kalau dia tidak mengenal rakyatnya. [Zu Ge Liang (Kong Ming atau Kong Beng), Penasehat Liu Bei dan Perdana Menteri Kerajaan Shu]

  • Seorang jenderal mampu mengalahkan seribu musuh, namun dia tidak mampu mengalahkan dirinya sendiri. [Pepatah Kuno China, artinya: seorang pemimpin sering kali terjerumus oleh sifat dirinya sendiri yang diliputi ambisi akan harta, tahta, dan wanita]

  • Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam peperangan. [Pepatah Kuno China yang sering kali diucapkan oleh pemimpin seperti Liu Bei dan Cao Cao untuk menghibur para jenderal dan prajurit yang sedang mengalami kekalahan]

  • Seorang pemimpin juga harus mentaati hukum dan peraturan yang dibuatnya tanpa terkecuali. [Cao Cao, ketika akan menghukum dirinya sendiri karena telah melanggar aturan yang dibuatnya pada peristiwa yang disebut ‘potong rambut menggantikan penggal kepala’]

  • Jadilah seorang jenderal yang perkasa dan gagah berani, punya kepribadian yang luhur, jujur dan adil, selalu menjunjung tinggi kesetiakawanan, tidak pernah mengkhianati saudara atau kawan. [Sifat jenderal Guan Yu (Kwan Kong) yang dikagumi Cao Cao yang berusaha membujuknya bergabung dengan kerajaan Wei]

  • Orang yang pandai memakai orang mau merendah di depannya, ini yang dinamakan kebajikan tanpa bersaing. Ini adalah orang yang punya kemampuan memakai orang. Ini adalah standar tertinggi untuk mengukur keperkasaan orang. [Tao Te Ching – Lao Tse, pujian yang ditujukan kepada Liu Bei ketika menunjukkan kesabaran dan kerendahan hati ketika berusaha membujuk Zu Ge Liang untuk menjadi ahli stategi perangnya]

  • Jangan menilai kemampuan seseorang hanya dari penampilan dan usianya yang masih muda. [Pujian yang ditujukan pada Zu Ge Liang ketika berhasil memberikan siasat perang yang memberikan kemenangan atas Cao Cao, padahal Zu Ge Liang ‘tidak berpengalaman dalam perang’ bahkan Guan Yu dan Zhang Fei meragukan kemampuannya tetapi akhirnya mereka berdua bertekuk lutut memberi hormat kepadanya]

  • Jenderal yang tangguh tidak suka menunjukkan kekuatannya. Jenderal yang pandai perang tak mudah terpancing emosinya. [Nasehat yang ditujukan pada jenderal Zhang Fei dan jenderal Zhou Yu karena sifat buruk mereka]

  • Tidak ada bencana yang lebih besar daripada meremehkan musuh. [Nasehat yang ditujukan pada Cao Cao dan Zhou Yu karena sering meremehkan kemampuan Zu Ge Liang. Pada akhirnya sifat tersebut membuat Cao Cao kalah perang dan Zhou Yu kehilangan nyawanya]

  • Seorang laki-laki sejati semasa hidup di dunia harus sedini mungkin mengerjakan sesuatu yang besar. Jika tidak bertindak segera, maka menyesal pun sudah terlambat. [Kata-kata jenderal Zhang Song ketika membujuk Liu Bei menyerang Xi Chuan, peristiwa yang menjadi awal mula berdirinya kerajaan Shu]

  • Jika ingin mendapatkan sesuatu dari seseorang, maka biarkan dia sendiri yang mau memberikannya. [Siasat yang dipakai Liu Bei dan Zu Ge Liang untuk ‘memperdaya’ jenderal Zhang Song untuk memberikan informasi tentang kota Xi Chuan]

  • Ada yang sungguh-sungguh benar, ada yang sungguh-sungguh bohong. [Taktik perang Zu Ge Liang yang lebih dikenal dengan nama taktik ‘istana kosong’]

  • Orang yang hebat tidak hanya disegani ketika dia masih hidup tetapi juga setelah dia tiada. [Kehebatan Zu Ge Liang yang mampu membuat Si Ma Yi, jenderal perang Cao Cao, ketakutan tidak hanya saat Zu Ge Liang masih hidup bahkan juga setelah dia meninggal dunia]

  • Harta kekayaan tidak bisa bertahan sampai tiga turunan. [Pepatah Kuno China, dimana dinasti yang sudah susah payah didirikan, dihancurkan oleh anak-anak atau cucu-cucu para raja itu sendiri. Hal ini juga menimpa Liu Bei dimana kerajaan Shu yang dibangunnya dengan susah payah tetapi dengan mudah hancur di tangan anaknya sendiri Liu Chan atau A Dou]

  • Sejak zaman dahulu, siapa yang tidak pernah mati? [Pepatah kuno China, yang artinya: tiada yang abadi di dunia. Pada akhirnya tokoh-tokoh hebat dan heroik dalam Roman Tiga Kerajaan meninggal namun mereka akan terus dikenang karena kehebatannya dan kita dapat mengambil pelajaran berharga dari kehidupan mereka untuk kehidupan kita]

  • Kekuatan yang besar di dunia ini: yang bersatu lama-kelamaan pasti akan berpisah, yang berpisah lama-kelamaan pasti akan bersatu kembali. [Kalimat penutup Roman Tiga Kerajaan]
13417592502070912299 

 Pertempuran Dalam 3 Kerajaan

Kronologis pertempuran yang ada di Zaman 3 Kerajaan:

1. Pemberontakan Serban Kuning
Terjadi pada saat awal kekacauan Dinasti Han. Yaitu pada saat mulainya korupsi di tubuh pemerintahan. Semua ini didalangi oleh 10 menteri yang melakukan korupsi. Pada saat itu juga Zhang Jiao, seorang religius yang menemukan buku way of peace yang dipercaya dapat menyembuhkan semua penyakit. Karena buku itu dia dapat mengumpulkan beribu-ribu pengikut yang mengikuti ajarannya. Saat itu Zhang jiao bersama kedua adiknya yaitu Zhang Liang dan Zhang Bao memberontak terhadap pemerintahan kaisar Han. Oleh karena itu, Kasira Ling memerintahkan para menteri'a unutk mengumpulkan berberapa pasukan yang bersedia menumpas pembernotakan serban kuning. Pasuka itu terdiri dari beberapa orang terkenal, contohnya : Cao Cao, Sun Jian, dan Liu Bei yang menumpas pemberontakan. Pada akhirnya Zhang Jiao mati karena sakit, dan Zhang Liang dan Zhang Bao tewas terbunuh.

2.Pertempuran melawan Dong Zhuo
Setelah pemberontakan serban kuning ditumpas dan para 10 menteri dibunuh oleh Yuan Shao, Dong Zhou adalah panglima perang berkuda mengambil ahli tahkta kekuasaan di Luo Yang. Dia mengganti kaisar Shao dengan Liu Xian (kaisar Xian). Pada saat itu Wang Yun (menteri dalam negeri) mengadakan perjamuan malam atas ulang tahunnya. Tiba-tiba dia menangis di sana dan memberitahukan bahwa Dong Zhou telah mengambil ahli kekuasaan dengan kejamnya. Cao Cao langsung tertawa terbahak-bahak karena mendengar Wang Yun bisa membunuh Dong Zhou dengan hanya menangis. Cao Cao langsung mencoba untuk membunuh Dong Zhou dengan menipu Dong Zhou agar Lu Bu pergi mencari kuda baru untuknya. Sayang rencana itu gagal, Dong Zhou bangun duluan. Cao Cao terpaksa harus menyerahak pedang Wang Yun yang berharga tersebut. Setelah Lu Bu kembali Dong Zhou langsung sadar bahwa Cao Cao akan membunuhnya tadi dan memerintahkan seluruh daerah untuk menangkap Cao Cao. Pada saat itu Cao Cao tertangkap dan dibwa oleh hakim Chen Gong, tapi setelah berpikir terus akhirnya Cao Cao dibebaskan dan Chen Gong pun memutuskan untuk mengikuti Cao Cao. Tapi dalam perjalan ke rumah saudara angkat ayah Cao Cao, Liu Bashie. Cao Cao salah sangka dan membunuh pelayan dan saudara ayah angkatnya sendiri. Chen Gong yang terkejut karena kekejaman Cao Cao, Chen Gong langsung melarikan diri ke Lou Yang dan meninggalkan Cao Cao sendirian. Cao Cao tahu Chen Gong pergi dan ia kembali ke Chen Liu untuk membentuk pasukan barunya. Dia juga mengudang para gubernur dan termasuk diantaranya gubernur Bo Hai, Yuan Shao. Saat itu Yuan Shao terpilih sebagai ketua aliansi melawan Dong Zhou. Pada saat pertempuran pertama di gerbang Si Shui, Sun Jian berhasil memenangkan pertempuran tersebut dan Guan Yu membunuh Hua Xiong (Penajag gerbang Si Shui). Dan pasuka aliansi juga berjaya di gerbang Hu Lao yang dijaga ketat oleh Lu Bu. Dan itu memaksakan Dong Zhou untuk memindahkan ibukota ke Chang An dan membakar Lou Yang.

3. Pertempuran di Xia Pi
Setelah Lu Bu membunuh Dong Zhou di Chang An, Li jue dan Gou Si mengalahkan Lu Bu dan Lu Bu kabur ke Xia Pi. Disini banyak kejadian antara Lu Bu, Cao Cao, dan Liu Bei. Karena Cao Cao dapat mengadu domba antara Liu Bei dan Lu Bu atas saran Xun Yu, maka dia dapat merebut Pu Yang yang dikuasai oleh Lu Bu dulunya. Cao CAo akhirnya bersatu dengan Liu Bei untuk mengalahkan Lu Bu. Lu Bu, Zhang Liao, Gao Shun dan Chen Gong tertangkap. Zhang Liao dibebaskan dan Lu Bu, Gao Shun dan Cheng Gong dieksekusi mati oleh Cao Cao. Dengan pertepuran ini berakhirnya kisah orang yang terkuat di China yaitu Lu Bu.

4. Kematian Sun Jian dan Sun Ce
Sun Jian yang berbohong karena dirinya tidak mengambil stempel kerajaan tewas oleh Huang Zhu (anak buah Liu Biao). Digantikan oleh Sun Ce yang masih berusia 17 tahun. Tapi Sun Ce terpaksa mengabdi di Yuan Shu karena pasukanya terlalu sedikit. Sun Ce bersama adik angkatnya Zhou Yu menyerang Wang Lang, Yan Baihu secara bersamaan. Disana SUn Ce mendapat orang rekrutan yang bagus sperti Zhou Tai, Jiang Qin, dan Taishi Chi. Sun Ce diberikan gelar Penakluk Kecil (Little Conquerror) oleh anak buahnya. Saat dia ingin menyerang Xu Chang, Xu Gong mengirim surat ke Cao CAo. Tapi kurir tersebut ditangkap oleh Sun Ce dan dia juga membunuh Xu Gong. Tapi saat berburu hewan hutan, Sun Ce diserang oleh kasim Xu Gong dan tewas terkena panah racun di kepalanya. Zhou Yu sangat menyesal atas kematian Sun ce. Saat itu Sun Ce digantikan oleh Sun Quan pada saat usia di masih sangat muda.

5. Pertempuran di Guan Du
Setelah Lu Bu mati dan Cao Cao diangkat menjadi perdana menteri kaisar di China, Cao Cao langsung menjadi terkenal dan berencana membunuh Liu Bei. Tapi Liu Bei yang kabur terpisah dengan Zhang Fei dan Guan Yu. Liu Bei kabur ke Yuan Shao dan mendesak Yuan Shao agar berperang melawan Cao Cao karena Cao Cao adalah pengkhianat. Yuan Shao setuju dan berperang dengan Cao Cao di Guan Du. Ketika 2 jenderal Yuan Shao yaitu Yan Liang dan Wen Chou menyerang Cao Cao, mereka tewas seketika oleh Guan Yu yang ada di kubu Cao Cao. Yuan Shao menjadi sangat marah dan tahu bahwa yang membunuh 2 jenderalnya adalah adik angkat Liu Bei, Guan Yu. Tapi Liu Bei memberitahukan bahwa itu hanya siasat Cao Cao. Yuan Shao langsung sadar dan membiarkan Liu Bei pergi dan bertemu kemballi dengan kedua adik angkatnya kembali. Pertempuran berlangsung imbang, sampai Cao Cao membakar tempat suplai makanan Yuan Shao di Wu Chang. Yan SHao akhirnya mundur ke Bei Hai dan mati sakit disana. Cao Cao mengutus anaknya Cao Pi untuk memberantas keluarga Yuan di China. Dan ini menjadi akhir dari klan Yuan di China.

6. Pertempuran di Chi Bi
Setelah Yuan Shao kalah dan Cao Cao menguasai China utara. Cao Cao mengejar pasukan Liu Bei di Chang Ban. Tapi karena strategi Zhuge Liang dan aksi heroik Zhang Fei di jembatan Chang Ban, maka Liu Bei dapat lolos dari Cao Cao dan bertemu Sun Quan di Jiang Ling. Mereka bersatu melawan Cao Cao dan bertemu di Chi Bi (Tebing Merah). Dengan bantuan angin barat laut dan strategi Zhou Yu maka 100.000 kapal Cao Cao terbakar habis karena api yang cepat menyebar. Cao Cao akhirnya mundur ke Xu Chang dan Zhou Yu secara mendadak mati sakit dan digantikan oleh Lu Meng.

7. Tiga negara terbentuk
Kemenangan aliansi Sun-Liu membuahkan perpecahan di antara mereka. Mereka mulai memperebutkan Jingzhou yang ditinggalkan Cao Cao. Perebutan ini dimenangkan oleh Sun Quan, yang melakukan serangan militer ke selatan Jingzhou di bawah pimpinan Zhou Yu. Zhou Yu berencana melanjutkan ekspansi militer ke Prefektur Yi yang dikuasai Liu Zhang namun ia meninggal dalam perjalanan. Lu Su yang menggantikannya menghentikan rencana ini dan meminjamkan Jingzhou kepada Liu Bei untuk pangkalan militer sementara untuk menahan kemungkinan serangan Cao Cao. Saat ini, Liu Zhang mengundang Liu Bei untuk membantu Yi melawan kemungkinan ekspansi Cao Cao bila berhasil menduduki Hanzhong. Liu Bei berangkat menuju Yizhou meninggalkan Guan Yu menjaga Jing. Perseteruan Liu Bei dan Liu Zhang pecah pada tahun 212 , Liu Bei lalu menduduki Cheng Du dan memaksa Liu Zhang menyerahkan kekuasaan Yizhou kepadanya. Pada saat ini, 3 kerajaan terbentuk. Shu oleh Liu Bei, Wei oleh Cao Cao, dan Wu oleh Sun Quan.
8. Kematian Guan Yu
Setelah Pasukan Cao Cao kehilangan Han Zhong oleh pasukan Liu Bei, Cao Cao juga mendapat hasil seri melawan Sun Quan di He Fei (Zhang Liao adalah penentu kemenagan Wei) dan Ru Xu Kou (Gan Ning adalah penetu kemenangan Wu). Sima Yi, strategis Cao Cao mengusulkan agar berdamai dengan Wu dan menyerang Guan Yu di Jing. Usul itu diterima oleh Sun Quan dan merebut Jing dari Guan Yu yang pada saat itu Guan Yu mendapat perintah dari Liu Bei untuk menyerang Kastil Fan yang dijaga oleh Cao Ren. Sayang karena pengkhianatan dan kemerosotan moral pasukan Guan Yu, akhirnya Guan Yu tewas di Mai Cheng setelah ditangkap oleh Sun Quan dan dieksekusi mati disana. Namun setelah Guan Yu tewas, Lu Meng mendadak sakit keras dan meninggal dunia. Dia digantika oleh Lu Xun

9. Kematian Liu Bei dan Zhang Fei
Kematian Guan Yu mebuat Liu Bei dan Zhang Fei benar-benar marah besar. Liu Bei segera berperang dengan Sun Quan di Yi Ling. Padahal Zhuge Liang memberitahukan bahwa moral pasuka Shu sedang turun dan tidak baik untuk berperang sekarang. Tapi Liu Bei tidak mematuhinya dan pergi berperang melawan Sun Quan. Zhuge Liang datang terlambat ke Yi Ling pada saat pasukan Wu menggunakan api untuk membakar perkemahan Shu yang dibuat oleh Lu Xun. Pada saat itu juga Zhang Fei tewas di Yi Ling karena diserang pada saat dia tidur. Walaupun Liu Bei dapat kabur dari medan pertempuran, tapi Liu Bei tewas karena asap kebakaran di Yi Ling. Dia digantukan oleh Liu Chan yang masih terlalu kecil untuk memimpin Shu.

10. Kudeta Sima Yi dan runtuhnya kerajaan Shu
Setelah Cao Cao, Cao Pi dan Cao Rui mati karena sakit, Cao Fang mengantikan posisi Cao Rui sebaga kaisar Wei. Cao Fang membuat Sima Yi marah karena dicopot jabatannya oleh Cao Fang. Sima Yi lalu memberontak dan membunuh Cao Fang dan digantikan oleh Cao Shang. Sima Yi lalu meninggal karena sudah tua. Dia Digantikan oleh 2 anaknya yaitu, Sima Shi dan Sima Zhao. Mereka sama-sama mengudeta Kaisar Wei. Pada saat pemerintahan Sima Zhao, Wei dapat mengalahkan Shu dengan 2 jenderalnya yaitu Deng Ai dan Zhong Hui. Pada akhirnya Sima Yan memaksa Kaisar Wei terkahir Cao Huan untuk turun takhta. Sima Yan kemudian mengganti nama kerajaan Wei menjadi kerajaan Jin.

11. Tiga Kerajaan melebur menjadi satu.
Kerajaan Jin terus menyerang Wu (Kaisar : Sun Hao). Dan pada akhirnya Wu takluk. Pada akhirnya China yang dulunya terpecah menjadi 3 kerajaan menyatu menjadi satu kembali.
Kata pembukaan novel Kisah Tiga Negara; Seluruh kekuatan di dunia, bersatu untuk bercerai dan bercerai untuk bersatu kembali

10 Jendral Terhebat Dalam 3 Kerajaan

  1. LuBu
Photobucket
Lü Bu (Hanzi: 呂布; baca: Luî Pù) (153 – 198), nama lengkap Lü Fengxian, lahir di Wuyuan(sekarang Mongolia Dalam) adalah seorang jenderal terkenal dari penghujung zaman Dinasti Handan Tiga Negara.Lu Bu dengan ciri khas memakai penutup kepala dengan ekor, ia memiliki kuda bernama Red Hare (赤兔马; Chìtù mǎ) yang dikenal karena daya tahannya dalam pertempuran. Kuda ini berasal dari Fergana dan menurut legenda dapat berlari sejauh 1000 li (500 km) dalam satu hari.


2. Guan Yu (Shu)
Photobucket
Guan Yu (Hanzi: 關羽) (160 - 219) adalah seorang jenderal terkenal dari Zaman Tiga Negara. Guan Yu dikenal juga sebagai Kwan Kong, Guan Gong, atau Kwan Ie, dilahirkan di kabupaten Jie, wilayah Hedong (sekarang kota Yuncheng, provinsi Shanxi), ia bernama lengkap Guan Yunchang atau Kwan Yintiang.
Guan Yu merupakan jenderal utama Negara Shu Han, ia bersumpah setia mengangkat saudara dengan Liu Bei (kakak tertua) dan Zhang Fei (adik terkecil).


3. Zhang Fei (Shu)
Photobucket
Zhang Fei (Hanzi:張飛),bernama lengkap Zhang Yide (張益德 / 张翼德), saudara angkat termuda dari Liu Bei dan Guan Yu dan seorang panglima perang terkenal pada Zaman Tiga Negara. Dalam novel Kisah Tiga Negara karangan Luo Guan Zhong. Di kalangan Tionghoa Indonesia, ia dikenal juga dengan nama Tio Hoei.
 

4.  ZhaoYun (Shu)
Photobucket
Zhao Yun (Hanzi: 趙雲) (168 - 229) adalah seorang jenderal terkenal dari Zaman Tiga Negara. Ia terakhir mengabdi pada negara Shu Han. Ia lahir di Zhending (sekarang kabupaten Zhengding, provinsi Hebei). Zhao Yun bernama lengkap Zhao Zilong.
Pertama mengabdi kepada Gongsun Zan, ia kemudian tidak menyerah kepadaYuan Shao yang menaklukkan Gongsun Zan. Setelah itu, ia bertemu Liu Bei dan memutuskan untuk mengabdi kepadanya. Setelah Liu Bei wafat ia menjaga Liu Chan Sampai akhir hayat.


5. Ma Chao (Shu)
Photobucket
Ma Chao (Hanzi:馬超),bernama lengkap Ma Mengqi (馬孟起), putra tertua dari Ma Teng, seorang jendral pada Zaman Tiga Negara. Dalam novel Kisah Tiga Negarakarangan Luo Guan Zhong, Ma Chao juga dikenal sebagai anggota dari Lima Panglima Harimau dari negeri Shu Han.


6. Xiahou Dun (Wei)
Photobucket
Xiahou Dun (Hanzi: 夏侯惇) (? - 220) adalah jendral perang negara Wei. Ia masih berkerabat dengan Cao Cao karena ayahnya diadopsi oleh keluarga Cao.
Ia terkenal dengan panggilan Si Buta Xiahou karena sebelah matanya buta setelah terluka dalam satu pertempuran di tahun 198, ketika ia sedang melawan Lu Bu mata kirinya tertancap panah, kemudian ia memakan matanya sendiri.




7.  Taishi Chi (Wu)
Photobucket
Photobucket
Taishi Ci (166 - 206 M) adalah perwira militer negara Dong Wu pada Zaman Tiga Negara di Tiongkok dulu. Pada awalnya Taishi Ci bekerja dibawah Liu Yao tetapi kemudian melanggar kesetiaannya setelah Liu Yao menolak untuk memperhatikan nasihat strategi yang diajukan oleh Taishi Ci, kemudian dia melarikan diri ke daerah tetangga. Taishi Ci melarikan diri ke daerah Dangyang, suatu posisi daerah militer yang strategis dan penting sejak zaman Sun Tzu, disana dia mengangkat dirinya sebagai gubenur. Pada suatu perang, pasukan sisa Taishi Ci dengan cepat dapat dikepung oleh pasukan Sun Ce tanpa tandingan, yang kemudian Taishi Ci tertangkap. Taishi Ci memohon untuk dibunuh bersama dengan pasukan dan orang-orangnya, tetapi Sun Ce tidak bersedia dan membujuk dia untuk bergabung. setelah bujukan yang lama dan dijanjikan diberi pangkat dan posisi tinggi di negara Wu, akhirnya Taishi Ci bergabung. Taishi Ci setia sampai akhir hayatnya kepada negara Wu.


8. Zhang Liao (Wei)
Photobucket
Zhang Liao adalah salah satu tokoh Tiongkok pada Zaman Tiga Negara. Pada awalnya Zhang Liao mengabdi pada Lu Bu. Setelah Kematian Lu Bu, Dia mengabdi pada Cao Cao. Dalam pertempuran di He Fei, Dia berhasil memukul mundur 100.000 pasukan Wu hanya dengan 800 prajurit. Dia ditakuti di berbagai tempat dan nama Zhang Liao disebutkan dapat langsung mendiamkan bayi yang sedang menangis.
Dia merupakan pemimpin dari semua jenderal Wei. Ketika Cao-Cao sedang menyerang Han zhong , ia ditugaskan untuk menjaga kota Wan untuk mencegah penyerangan Wu yang bertujuan untuk menyerang He Fei yang merupakan tempat perbekalan bagi Cao Cao yang sedang menyerang Liu Bei didaerah Han zhong. Zhang Liao juga termasuk salah satu jenderal yang paling setia seperti Xiahou Dun dan Xu Chu. Dalam pertempuran melawan Wu dia berhasil mengakibatkan terbunuhnya salah satu jenderal andalan Wu yaitu Taishi Chi. Dalam pertempuran melawan Wu juga akhirnya Zhang Liao gugur dalam peperangan karena terkena panah beracun.



9.  Huang Zhong (Shu)
Photobucket
Huang Zhong (Hanzi:黃忠),bernama lengkap Huang Hansheng (黃漢升), seorang jendral dari Zaman Tiga Negara. Huang Zhong adalah salah satu dari Lima Jenderal Macan Shu Han


10. Gan Ning (Wu)
Photobucket
Gan Ning (?-222) adalah seorang jenderal Wu pada Zaman Tiga Negara. Gan Ning sebelumnya adalah seorang perompak. Ia menaruh berberapa bel di bajunya, sehingga musuh tahu kalau dia datang. Setelah menjadi perompak, ia direkrut menjadi bawahan Huang Zu dan Liu Biao. Saat Sun Quan menyerang Huang Zu, Gan Ning berhasil membunuh Ling Cao, salah satu jenderal bawahan Sun Quan sekaligus ayah dari Ling Tong. Hal ini yang membuat Ling Tong sempat dendam dan antipati terhadapnya. Setelah Huang Zu dikalahkan Yuan Shao, Gan Ning menjadi bawahan Yuan Shao. Zhou Yu dan Lu Meng sangat menyambutnya ke Wu. Jasanya juga dipakai dalam Pertempuran Chibi. Namun dia dibunuh oleh Sha Moke pada saat pertempuran Wu melawan Shu di pertempuran Yiling.
 

nah bagaimana Doskoyan? capek? nantikan ya Artikel Doskoy tentang tiga kerajaan selanjutnya 
"Mengupas Tuntas Samkok" 

UANG 1 MILYAR kiriman dari Sherly Marlinda

Berikut ini akan Doskoy sajikan email kiriman dari pembaca/pengunjung, kali ini emailnya dikirim oleh sherly marlinda yuk kita lihat! ^^


UANG 1 MILYAR 

     Jika saya menemukan sebuah cek yang tertulis di kertas itu 1.000.000.000 . Saya tidak akan menghaburkan uang saya demi kebutuhan yang tidak berguna . Saya akan menggunakan uang itu untuk kebutuhan orang tua saya di masa yang akan mendatang , misalnya saya akan membeli obat obatan dan rumah tinggal untuk kedua orang tua ku .
    Dan sisanya untuk saya sumbangkan untuk fakir fakir miskin yang banyak di sekitar ku . Banyak korban bencana alam yang membutuhkan obat obatan , pakaian , dan tempat tinggal yang mereka butuhkan untuk berteduh dari terik matahari dan dinginnya cuaca .
   Dan juga banyak korban banjir di Jakarta , saya ingin menyalurkan sedikit uang saya untuk mereka . Walaupun sedikit , tapi semoga itu sangat berarti bagi mereka . Impian ku dari dulu  adalah membahagiakan orang orang yang lebih membutuhkan dari ku .
    Tentu uang 1 milyar itu banyak , sisanya akan sayan tabungkan / simpan di bank untuk perluan dan kebutuhan di masa yang akan mendatang .Selain itu saya akan membahagiakan ke tiga adik adik saya .  
      Itu hanya sebuah mimpi / khayalan . Jika mimpi itu akan terjadi , saya sangat berterima kasih pada Yang Maha Kuasa dan sangat bersyukur .
      Kita harus ingat perintah dar Tuhan , uang bukan hanya segala galanya . Karena uang bisa di tarik sekajap saja oleh Yang Maha Kuasa . Tuhan hanya mengijinkan kita memanfaatkan uang itu untuk kepentingan bersama dan bukan hanya kepentingan pribadi saja .
    Ku ingin dengan kebaikan ku menggunakan uang 1 milyar ini bisa berbuah berlim / kebaikan yang ku inginkan . Ku hanya ingin orang orang yang ku saying selalu ingat dengan kebaikan ku .
    Semoga itu bukan hanya maya , bahkan itu nyata di mata ku .
       Semoga inspirasi ku bisa membuat teman teman berbuat lebih benar dari pada menggunakan uang itu untuk berfoya foya . Dengan sekejap mata , berfoya foya mengahbiskan uang kita .
       Saya sangat membutuhkan saran dan kritik dari teman teman .                                                                          
   Demikian lah harapan ku , dan terima kasih JJ

Sherly Marlinda


dan komentar Doskoy adalah...
"Whoever said money can't buy hapiness. simple didn't know where to shopping"
dikutip dari "Bo Derek"

terima kasih Sherly Marlinda ^^

Rabu, 06 Februari 2013

REVIEW: "Hansel & Gretel: Witch Hunters"


"Some people will say that not all witches are evil, that their powers could be used for good. I say burn them all!" - Hansel 

Jika Hollywood mampu mengacak-acak sejarah hidup dari presiden favorit milik Amerika Serikat, mengapa tidak dengan sebuah kisah dongeng yang telah mendunia? Sejatinya, penceritaan ulang dengan tambahan elemen baru dari sebuah cerita klasik bukan lagi sesuatu yang baru di dunia perfilman. Bahkan, kita baru saja menyaksikannya tahun lalu dimana dongeng kenamaan ‘Snow White’ direka ulang di layar perak dengan tiga penafsiran berbeda dari kepala-kepala yang berbeda pula. Dengan resepsi beragam yang diterima, Hollywood memberi lampu hijau untuk pembuatan versi anyar dari dongeng terkenal lain yang juga dikumpulkan oleh Grimm Bersaudara, ‘Hansel and Gretel’. Hingga saat ini, tercatat setidaknya ada 3 versi Hansel and Gretel yang siap menyapa pecinta film sepanjang tahun 2013. Yang paling pertama, dan yang paling dikenal tentunya, adalah milik MGM Pictures yang diberi judul Hansel & Gretel: Witch Hunters. Haaa... Dari judulnya saja kita sudah bisa menebak apa yang akan dikisahkan dalam versi anyar ini. Dengan sineas asal Norwegia yang namanya menjadi bahan pembicaraan moviegoers sedunia berkat Dead Snow, Tommy Wirkola, ditahbiskan sebagai sutradara, proyek ini sedikit banyak terdengar cukup menjanjikan. 

Berdasarkan versi yang pernah saya lahap hingga tuntas, Hansel and Gretel mempunyai penutup layaknya dongeng kebanyakan, ‘happily ever after’. Sang penyihir berhasil dikalahkan, kakak beradik ini menemukan tumpukan harta milik sang penyihir, membawanya pulang, dan merayakan kemenangan bersama sang ayah yang senantiasa berduka usai istrinya dipanggil Yang Maha Satu. Akhir semacam ini tak akan Anda temukan dalam Hansel & Gretel: Witch Hunters. Mengambil latar bertahun-tahun usai peristiwa traumatis bagi Hansel maupun Gretel di pondok kue milik penyihir keji, dua bersaudara ini masih dirundung kegelapan dan tak pernah memperoleh sedikit pun harta dari nenek sihir. Demi menyambung hidup, Hansel (Jeremy Renner) dan Gretel (Gemma Arterton) berkelana dari satu daerah ke daerah lain dengan menumpas para penyihir jahat yang merisaukan penduduk. Suatu ketika, Walikota Augsburg (Rainer Bock) memekerjakan mereka menyusul hilangnya belasan bocah dari wilayah yang dipimpinnya. Tak mudah rupanya menangani kasus ini. Di samping mendapat hambatan dari Sheriff Berringer (Peter Stormare) yang menjengkelkan, penyihir yang mereka hadapi, Muriel (Famke Janssen), pun bukan sembarang penyihir. Muriel rupanya memiliki keterkaitan erat dengan masa lalu yang Hansel dan Gretel coba singkirkan. 
Hansel & Gretel: Witch Hunters diniatkan sebagai tontonan hiburan di akhir pekan bagi Anda yang penat usai menunaikan ‘tugas negara’. Bertolak ke bioskop terdekat, membeli karcis serta cemilan, tinggalkan logika di lobi bioskop, duduk di kursi empuk, dan nikmati suguhan ‘tak berotak’ nan menyenangkan dari Tommy Wirkola. Apabila Snow White and the Huntsman masih serba tanggung dan tampak malu-malu kala mencoba tampil kelam, maka film yang skripnya digarap Wirkola dan D.W. Harper ini melaju bebas dan mengenyahkan segala ketabuan yang dapat menghalangi proses kreatif. Dengan rating R (17 tahun ke atas) yang diperoleh dari MPAA, Wirkola pun bebas bernakal-nakal ria dengan mempertontonkan tubuh telanjang, muncratan darah, tubuh yang tercabik-cabik hingga organ tubuh yang meledak dan berceceran kemana-mana. Sejak menit pembuka, Witch Hunters telah menghantui dengan nuansa ‘dark’ dan ‘creepy’ serta menunjukkan tanda-tanda bahwa ini akan mendapat ‘treatment’ sebagai film dongeng untuk dewasa yang sangat kelam. Pun demikian, film tidak lantas digiring ke ranah horor penuh teror, melainkan justru lebih suka untuk bermain-main di ranah aksi terlebih di ‘final battle’ dimana desingan peluru menjadi sesuatu yang akrab untuk didengar. 
Bagi yang menggemari sebuah jenis tontonan dimana aksi berpadu manis dengan lontaran berbagai potongan tubuh serta guyuran darah, maka Witch Hunters akan memuaskan Anda. Silahkan berteriak, mengumpat, atau bersorak sorai sesuka Anda. Ditilik dari sisi naskah, tidak ada yang istimewa dari film ini dengan alur yang terbilang mudah diprediksi kemana arahnya. Yang membuatnya menjadi terasa spesial, cara Wirkola dalam mengemasnya. Demi menghantarkan kisah Hansel dan Gretel sang pemburu penyihir, waktu yang dibutuhkan hanya kurang lebih 88 menit. Tidak berpanjang-panjang atau merumitkan segalanya dengan menuangkan berbagai macam bahan ke dalam ‘kuali’ untuk dimasak. Cukup seperlunya dan langsung pada sasaran untuk membahagiakan penonton. Dan memang, segalanya berlangsung cepat dan menyenangkan. Saya benar-benar menikmatinya. Tak sekalipun melongok ke ponsel untuk memastikan berapa menit lagi yang saya butuhkan untuk tersiksa di kursi bioskop. Tak sekalipun. Wirkola sangat murah hati dalam menggeber adegan laga yang seru dan pastinya, penuh darah. Benar-benar sarat akan kekerasan. Ditunjang oleh kinerja departemen tata rias, efek khusus, dan tata artistik yang mengagumkan, hidangan dari MTV Films ini pun kian lezat untuk disantap. 
Jadi... apakah Hansel & Gretel: Witch Hunters layak untuk disaksikan di layar lebar? Tentu, selama Anda tidak keberatan dengan tontonan yang menyuguhkan kekerasan, darah, dan kengerian. Duet maut antara Jeremy Renner dan Gemma Arterton sebaiknya tak Anda lewatkan begitu saja. Sajian hasil olahan Tommy Wirkola ini pun lebih baik Anda saksikan dalam format 3D demi mendapatkan hasil yang maksimal. Tidak hanya memberikan kedalaman gambar, tetapi juga ‘pop-out’ dengan berbagai macam potongan tubuh dilempar ke muka Anda. Tak apa kan sedikit merogoh kocek lebih? Apabila Anda telah dikecewakan oleh Abraham Lincoln: Vampire Hunter dan Snow White and The Huntsman, ada baiknya jajal film ini. Siapa tahu dapat mengobati rasa kecewa yang didapat dari kedua film tersebut. Karena bagi saya, Hansel & Gretel: Witch Hunters adalah sebuah film action-adventure-horror yang penuh dengan kegilaan yang menyenangkan. Brutal, penuh darah, jenaka, menyeramkan, sekaligus menghibur. Mungkin tak ada efek candu di dalamnya, tapi setidaknya saya tak keluar dari gedung bioskop dengan muka kusut.

Acceptable




Selasa, 05 Februari 2013

Fakta Unik Tentang Jepang

Berikut ini adalah fakta dan hal-hal unik yang hanya akan kita temui di negeri Samurai ini. Mengapa? Karena di negeri lain tidak ada yang menyamai tentunya…
1. Di Jepang, angka “4? dan “9? tidak disukai, sehingga sering tidak ada nomer kamar “4? dan “9?. “4? dibaca “shi” yang sama bunyinya dengan yang berarti “mati”, sedang “9? dibaca “ku”, yang sama bunyinya dengan yang berarti “kurushii / sengsara”

.


2. Orang Jepang menyukai angka “8?. Harga-harga barang kebanyakan berakhiran “8?. Susu misalnya 198 yen. Tapi karena aturan sekarang ini mengharuskan harga barang yang dicantumkan sudah harus memasukkan pajak, jadi mungkin kebiasaan ini akan hilang. (Pasar Yaoya tulisan kanjinya berbunyi happyaku-ya atau toko 800).

 3. Kalau musim panas, sinetron di TV seringkali nampilin hal-hal yang berbau seram (hantu).





4. Drama detektif di TV, bunyi sirene (kyukyusha) biasanya muncul pada menit-menit awal. Di akhir cerita, sebelum perkelahian mati-matian biasanya penjahat selalu menceritakan semua rahasia kejahatannya.


5. Cara baca tulisan Jepang ada dua :

* sama dengan buku berhuruf Roman alphabet, huruf dibaca dari atas ke bawah.

* yang kedua adalah dari kolom paling kanan ke arah kiri, sehingga bagian depan dan belakang buku berlawanan dengan buku Roman alphabet (halaman muka berada di “bagian belakang”).

6. Kita (orang Indonesia) dan rekan-rekan dari Asia Tenggara lainnya umumnya kalau memperkenalkan diri (jiko-shokai) sering memulai dengan “minasan, konnichiwa” atau “minasan, konbanwa”. Mungkin ini karena kebiasaan bahasa Indonesia untuk selalu memulai pidato dengan ucapan selamat malam, dsb. Tapi ternyata janggal untuk pendengaran orang Jepang, karena mirip siaran berita di TV. Seharusnya dimulai dengan langsung menyebut nama dan afiliasi. Misalnya “Tanaka ken M1 no Anto desu….dst.”, tidak perlu dengan “Minasan..konnichiwa…”.



7. Kesulitan pertama yang muncul dalam urusan administratif di Jepang, kalau ditanya nama keluarga anda apa ?, karena kita tidak ada keharusan di Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara untuk mencantumkan family name.

8. Kalau kita memperoleh undangan yang meminta konfirmasi hadir atau tidak, biasanya kita harus mengirimkan balik kartu pos. Salah satu manner adalah mencoret huruf ? pada pilihan : ??? /??. Juga mencoret akhiran ? pada nama kita yang tercantum sebagai pengirim pada kartupos tersebut. Ini adalah adat Jepang, agar kita selalu rendah hati, yang ditunjukkan dengan menghindari/mencoret ? dan ? pada kartu pos balasan.

9. Kalau kita membubuhkan tanda tangan, kadang akan ditanya orang Jepang : ini bacanya bagaimana ? Kalau di Jepang saat diperlukan tanda tangan (misalnya di paspor, dsb.) umumnya menuliskan nama mereka dalam huruf Kanji, sehingga bisa terbaca dengan jelas. Sedangkan kita biasanya membuat singkatan atau coretan/paraf sedemikian hingga tidak bisa ditiru / dibaca oleh orang lain.

10. Acara TV di Jepang didominasi oleh masak-memasak.

11. Fotocopy di Jepang self-service, sedangkan di Indonesia di-service.

12. Jika naik taxi di Jepang, pintu dibuka dan ditutup oleh supir. Penumpang dilarang membuka dan menutupnya sendiri.

13. Tanda tangan di Jepang hampir tidak pernah berlaku untuk keperluan formal, melainkan harus memakai cap (hanko/inkan). Jenis hanko di Jepang:

* jitsu-in, adalah inkan yang dipakai untuk keperluan yang sangat penting, seperti beli rumah, beli mobil, dsb. Jenis ini diregisterkan ke shiyakusho (di patenkan).

* ginko-in, adalah jenis inkan yang dipakai untuk khusus membuat account di bank. Jenis ini diregisterkan ke bank.

* mitome-in, dipakai untuk keperluan sehari-hari dan tidak diregisterkan.

Jadi satu orang kadang memiliki beberapa jenis inkan, untuk berbagai keperluan.

14. Naik sepeda tidak boleh boncengan (kecuali memboncengkan anak-anak).(?????57??2? ??9? ???????? –> sepeda tidak boleh dipakai boncengan, kecuali yang memboncengkannya berusia lebih dari 16 tahun dan anak yang diboncengkan berusia kurang dari satu tahun dan hanya seorang saja yang diboncengkan. Bila dilanggar, dendanya maksimal 20 ribu yen.

Permainan Petak Umpet Hantu Dari Jepang








 hantu jepang
Kamu pernah bermain Jelangkung? Ritual boneka kayu yang sarat akan kekuatan gaib dimana para pemainnya mengundang roh untuk datang, setelah makhluk halus itu masuk pada benda tersebut biasanya pemain akan menanyakan hal-hal yang ingin diketahuinya. Itulah Jelangkung, permainan khas Indonesia yang diwariskan nenek moyang kita sejak dahulu kala. Namun Kali ini kami tidak membahas Jelangkung melainkan membahas ritual serupa tapi tak sama yang berasal dari negeri Sakura “Jepang”.


Ritual ini sebenarnya digunakan di Jepang untuk berkomunikasi dengan roh yang bergentayangan untuk berbagai keperluan, dan boneka digunakan sebagai pengganti tubuh manusia sebagai media. Dan berikut cara bermain petak umpet hantu dari jepang yang super duper seram dan menakutkan.

Penting! Segala apapun yang terjadi atas ritual ini adalah tanggung jawab Kamu masing-masing secara pribadi.

Cara bermain
Alat dan Bahan:
1.Sebuah boneka dengan bagian tubuh lengkap (kepala, 2 kaki dan 2 tangan)
2. Beras (secukupnya untuk mengisi boneka hingga penuh)
3. Jarum dan benang merah
4. Benda tajam (pisau, gunting, pecahan kaca juga boleh )
5. Secangkir penuh garam (usahakan garam alami)
6. Tempat sembunyi

Persiapan:
1. Keluarkan semua kapas dlm boneka, lalu masukkan beras hingga penuh.
2. Potong sedikit kuku Kamu dan masukkan kedalam boneka bersama beras, lalu jahit boneka tersebut dengan jarum dan benang merah.
3. Isi bak mandi dengan air.
4. Letakkan secangkir air garam ditempat bersembunyi.

Langkah-langkah:
1. Beri nama boneka tersebut (apapun asal jangan nama Kamu sendiri).
2. Ketika tepat pukul 3 pagi, katakan pada boneka “___(nama Kamu sendiri) yang pertama jaga.” katakan sebanyak tiga kali.
3. Pergi ke kamar mandi dan letakkan boneka kedalam bak mandi yang berisi air.
4. Matikan semua lampu dirumah, lalu pergi ke tempat Kamu bersembunyi dan nyalakan televisi (dibawah akan dijelaskan, kenapa harus menghidupkan televisi).
5. Hitung dari satu sampai sepuluh dengan mata tertutup, lalu kembali ke kamar mandi dengan benda tajam.
6. Ketika sudah sampai, katakan kepada boneka “Aku menemukanmu ___(nama boneka).” Lalu tusuk boneka tersebut dengan benda tajam.
7. Setelah itu bilang “Kamu yang jaga berikutnya, ___(nama boneka).” dan letakkan kembali boneka ke bak mandi.
8. Lari, sekali lagi lari menuju tempat bersembunyi dan bersembunyilah.

PENTING: JANGAN HENTIKAN RITUAL DITENGAH JALAN, RITUAL INI HARUS DILAKUKAN SAMPAI AKHIR!

Cara menyelesaikan:
1. Masukkan setengah air garam kedalam mulut (jangan diminum).
2. Keluar dari tempat persembunyian dan cari boneka tadi (catatan: jika ritual ini berhasil, maka boneka itu tidak akan ada di kamar mandi).
3. Jika sudah ketemu, siram boneka tersebut dengan garam yang tersisa di cangkir, dan siram juga dengan air garam didalam mulut Kamu.
4. Katakan “Aku menang” sebanyak tiga kali. dan Hal ini seharusnya mengakhiri ritual. Setelah semua selesai, keringkan dan bakar boneka tadi.

Hal penting lainnya:
1. Jangan keluar rumah sebelum ritual berakhir.
2. Matikan SEMUA lampu ketika ritual berjalan.
3. Tetap diam ketika bersembunyi
4. Ingat, jika Kamu tinggal bersama dengan orang lain, orang itu mungkin akan secara tidak langsung berpartisipasi dalam ritual ini.
5. Jangan teruskan ritual lebih dari satu atau 2 jam.
6. Untuk amannya, sebaiknya buka semua kunci di dalam rumah, dan suruh beberapa teman untuk berjaga di dekat rumah.
7. Usahakan membawa handphone di tangan kalau-kalau terjadi sesuatu.
8. Jika Kamu bersembunyi tanpa air garam kemungkinan Kamu akan bertemu dengan “sesuatu yang mengerikan” di sekitar Kamu.

Keterangan lain:
Alasan kenapa harus menyalakan televisi ketika bersembunyi adalah karena televisi dapat berfungsi sebagai “radar” untuk mendeteksi kehadiran “sesuatu” disekitar.

Dan terakhir... apakah ada dari kalian yang mau coba??? hayoo... :^)


4 Alasan Bullsh!t Buat Putus



Kalo kamu pernah pacaran atau terlibat dalam sebuah hubungan asmara, besar kemungkinan kamu pernah merasakan pahitnya putus cinta. Nah, putus cinta ini biasanya memerlukan alasan dan terkadang orang-orang itu gak memiliki alasan yang cukup bagus buat putus. Terkadang ada alasan-alasan yang begitu bullshit dan generiknya sampe-sampe semua orang menggunakannya ketika gak tau harus ngasih alesan apa lagi. Berikut adalah 4 hal paling bullshit yang digunakan orang sebagai alasan buat putus.


“Aku Mau Serius Belajar”

Sebenernya sih gak ada yang salah dengan alasan ini. Kalau emang yang bersangkutan beneran mau serius belajar. Problemnya, dari pengalaman hidup MBDC, sebagian besar orang yang menggunakan alasan ini sebenernya gak bener-bener “mau serius belajar”. Emang seberapa banyak sih waktu yang kamu perluin buat “serius belajar”? Emang kamu bakal ngurung diri kamu 24 jam sehari / 7 hari seminggu / 30 hari sebulan / 365 hari setahun? Kamu biarawan/biarawati? Ngga juga kan? Kamu pasti keluar main juga dong? Kenyataannya banyak orang yang “serius mau belajar” ini gak lama kemudian juga punya pacar lagi kok. Dasar pembohong.

“Sejak Sama Kamu, Aku Gak Jadi Diri Aku Sendiri”

Oh, ok. Siapa suruh selama ini kamu gak jadi diri kamu sendiri? Apakah pacar kamu itu menuntut kamu jadi orang yang beda? Kenapa kamu mau? Kalo kamu dari awal emang gak suka diatur-atur bilang dong. Paling ngga kamu bisa putus lebih awal dengan bilang, “Oh aku gak bisa kayak gitu. Kalo kamu gak mau terima aku apa adanya, ya udah deh.” Gitu lebih enak bukan? Kayaknya ada prinsip yang kuat gitu. Kalo kamu menggunakan alasan “sejak sama kamu aku gak jadi diri aku sendiri” itu kesannya kamu memanfaatkan sebuah hal yang tadinya kamu terima dengan baik-baik aja trus kamu balikin jadi senjata buat nyerang pacar kamu.

“Kita Udah Beda Aja”

Mungkin kamu belum tahu ya, tapi semua orang itu pada dasarnya dilahirkan berbeda. Gak ada orang yang 100% sama. Jadi menggunakan alasan kita udah beda untuk putus itu sungguhlah bullshit, karena dari awal kamu kenal sama si dia aja, kamu udah beda sama pacar kamu. Trus sekarang tiba-tiba kamu pake alesan bahwa kamu “udah beda”. Beda apanya lagi? Yang jelas dong.

“Kamu Terlalu Baik”

Ini adalah alasan paling ultimate dan paling basi yang ada di luar sana. Emang kenapa kalo pacar kamu terlalu baik? Kamu gak suka dibaikin? Pengennya dijahatin? Ya ngomong lah sama pacar kamu. Minta digebukin tiap hari gitu. Minta disiram air keras. Mungkin orang-orang yang menggunakan alasan ini pada dasarnya memiliki fetish BDSM gitu kali ya? Mendingan kamu bilang sama pacar kamu kalo kamu bosen deh daripada kamu menggunakan alasan ini. Ini terlalu menyakitkan tau gak. Hix…
Jadi kalo kamu berencana mau mutusin pacar kamu, tolong gunakan alasan yang berbeda ya. Bingung mau pake alasan apa?

Chit Nyet Pan(Chit Nget Pan) Festival sembahyang sebelum Imlek

chit nyet pan merupakan festival yang dipercaya dimana pintu neraka terbuku sehingga leluhur keluar dan memberikan persembahan berupa sam sang, teh/cha, ciu/arak, cuk su/lilin, nasi/fon, kue/pan, buah, kim ci, dan aksesoris.


Chit nyet pan dirayakan setiap tanggal 15 bulan 7 (tanggal cina). Biasanya dirayakan saat jam siang hingga sore (jam 1 udah bisa mulai pai/sembahyang). Durasi waktu sembahyang sama seperti festival chin min





susunan mejanya

perlengkapannya

sam sang

plat nama




 Tapi dalam chit nyet pan ini bisa dilakukan di rumah dengan meletakkan persembahan diatas meja dengan posisi menghadap timur dengan plat nama leluhur beserta bangku dengan jumlah leluhur yang di pai. 


Setelah 2 atau 3 jam bakar kim ci dan aksesoris lainnya sama seperti festival Chin min