Tampilkan postingan dengan label sinopsis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sinopsis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Januari 2013

REVIEW: "Sherlock Holmes: A Game OF Shadow"


"Slow and steady wins the race." - Sherlock Holmes

Guy Ritchie mengakhiri Sherlock Holmes dengan sebuah adegan yang membuat para penggemar tidak sabar untuk menantikan kelanjutannya, Irene Adler (Rachel McAdams) rupanya bekerja untuk Professor Moriarty. Tak ada penampakan wajah dari sang professor, hanya suaranya saja. Berbagai spekulasi mengenai siapa yang akan memerankan musuh abadi Sherlock Holmes (Robert Downey Jr.) pun bermunculan. Yang paling santer terdengar adalah Brad Pitt. 
 
Pasangan dari Angelina Jolie ini merupakan salah satu yang paling vokal mengenai ketertarikannya untuk terlibat dalam proyek sekuel dari Sherlock Holmes, apalagi bintang Troy ini pernah bekerjasama dengan Ritchie di Snatch. Sang sutradara enggan untuk memberikan banyak komentar mengenai kepastian apakah Pitt adalah Professor Moriarty. Dan, ketika akhirnya Jared Harris terpilih, banyak pihak yang merasa kecewa karena kadung mengharapkan Brad Pitt. Namun saya pribadi tidak mempermasalahkan hal ini, selama sang aktor bisa bermain bagus, kenapa tidak? Harris pun pada akhirnya mampu membuktikan bahwa dia layak memerankan Professor Moriarty dalam Sherlock Holmes: A Game of Shadows. Jika pada akhirnya terasa kurang greget, maka naskah buatan Kieran Mulroney dan Michele Mulroney dianggap yang paling bertanggung jawab.

Bagi yang mengharapkan Sherlock Holmes: A Game of Shadows sebagai sebuah film yang sarat dengan aksi, Guy Ritchie akan memuaskan Anda dengan berbagai adegan aksi yang ditampilkan dengan elegan, bergaya, dan tentunya Ritchie banget. Tapi akan sangat mengecewakan bagi siapapun yang berharap jilid kedua ini akan menjadi lebih kelam, lebih banyak misteri, dan lebih mencekam, dengan kehadiran Professor Moriarty (Jared Harris). A Game of Shadows sebenarnya memiliki premis yang menarik lantaran jalan ceritanya terinspirasi dari cerpen karya Arthur Conan Doyle yang berjudul The Final Problem, akan tetapi kenyataan yang terjadi ternyata tak berbanding lurus, setidaknya bagi saya. Misteri yang ditawarkan kurang menarik karena sejak awal penonton telah mengetahui siapa yang menjadi dalang di balik semua kejadian. Dengan dibongkarnya identitas pelaku sejak dini, maka tumpuan satu-satunya untuk menjadikan film ini menarik adalah cat-and-mouse chase antara Holmes dan Moriarty yang sayangnya tidak diberi porsi yang cukup oleh tim penulis skenario dan Ritchie. Mereka justru lebih asyik menyoroti fluktuasi hubungan antara Holmes dengan Dr. John Watson (Jude Law) yang kian lama menjadi kian mirip pasangan ketimbang sahabat. Mencoba untuk menyaingi pasangan Brokeback, eh?


Sherlock Holmes khawatir, pernikahan Watson dengan Mary Morstan (Kelly Reilly) akan membuat sang BFF (Best Friend Forever-Red) meninggalkannya sendiri dalam memecahkan berbagai kasus. Dan ya, Watson memang memiliki rencana seperti itu. Akan tetapi Watson mengurungkan niatnya setelah dia dan sang mempelai perempuan turut menjadi target pembunuhan dari Professor Moriarty. Mau tak mau, mereka berdua pun ikut serta membantu Holmes untuk menggagalkan rencana sang professor yang berniat menciptakan krisis di industri senjata Eropa yang memungkinkan terciptanya perang dalam skala besar. Dalam kasus teranyarnya ini, duo paling keren dalam sejarah karya sastra detektif ini tidak berjuang sendirian. Mereka mendapatkan bantuan penuh dari kakak Sherlock, Mycroft Holmes (Stephen Fry), serta Simza (Noomi Rapace), wanita gypsy yang saudaranya disinyalir memiliki hubungan dengan komplotan yang dibentuk oleh Moriarty. Sepanjang 128 menit, penonton diajak untuk mengikuti petualangan konyol dari Holmes, Watson, dan Simza. Saya sebut konyol lantaran Holmes versi Ritchie ini digambarkan seperti telah hilang kewarasannya, menjadi kian eksentrik, dan berlebihan. A Game of Shadows pun menjelma menjadi sebuah perjalanan panjang yang melelahkan.

Pun begitu, A Game of Shadows masih memiliki sejumlah amunisi yang membuat saya rela untuk tetap duduk manis hingga film berakhir. Slow motion sequences yang menjadi ciri khas dari film pertama, kembali dihadirkan dengan frekuensi kemunculan yang lebih banyak. Beberapa terkesan sebagai sempilan semata, tapi adegan kejar-kejaran di hutan Jerman berhasil divisualisasikan dengan cantik. Gabungan antara efek khusus, sinematografi serta editing yang cantik, membuat adegan ini sulit untuk dilupakan begitu saja. Di luar sektor teknis yang memang menjadi andalan dwilogi ini, departemen akting pun turut berjasa dalam menyelamatkan A Game of Shadows. Robert Downey Jr. dan Jude Law yang telah melebur dengan karakter masing-masing mengalami peningkatan yang cukup signifikan dalam urusan membangun chemistry, sementara Stephen Fry nampak santai membawakan perannya. Jared Harris tak mengecewakan, hanya saja tim penulis naskah tidak memberinya ruang lebih untuk mengeksplor karakter salah satu penjahat paling berbahaya ini. Rachel McAdams yang menggoda hanya tampil selewat saja dan selebihnya diserahkan kepada Noomi Rapace yang kehadirannya tak lebih dari sekadar tempelan semata. Nampaknya, usaha untuk tampil bermewah-mewahan dengan memperbanyak sajian laga berbuntut pada pengorbanan terhadap sektor naskah. Misteri tak menarik, karakterisasi beberapa karakter terasa dangkal, dan jalan cerita pun monoton.
Acceptable

Rabu, 26 Desember 2012

The Twilight Saga: Sinopsis Lengkap Film Breaking Dawn – Part 2 [2012]

The Twilight Saga: Breaking Dawn – Part 2 ini merupakan kelanjutan dari film The Twilight Saga: Breaking Dawn – Part 1. Film Breaking Dawn Part 2 ini masih dibintangi oleh Kristen Jaymes Stewart (Isabella Swan), Robert Thomas-Pattinson (Edward Cullen), dan Taylor Daniel Lautner (Jacob Black).  Film yang diadaptasi dari novel karya Stephenie Meyer ini memiliki penggemar fanatik di seluruh dunia termasuk Indonesia, khususnya para remaja dan anak muda. Sejak pertama kali tayang di bioskop tanggal 16 Nopember 2012, film ini tak pernah sepi penonton.


Bella and the red eyes - Breaking Dawn Part 2


Seperti yang dikisahkan pada film sebelumnya, untuk menyelamatkan hidup Bella, Edward terpaksa menggigit leher Bella sehingga racun menyebar langsung ke seluruh tubuh Bella. Alhasil Bella kini berubah menjadi mahluk immortal (abadi), vampir. Film Breaking Dawn Part 2 ini diawali dengan adegan terbukanya mata Bella sebagai seorang vampir untuk pertama kalinya. Kekuatan yang dimiliki oleh Bella begitu liar dan luar biasa sehingga Edward terus memandu aktivitas istrinya tersebut. Hampir saja Bella melanggar aturan keluarga Cullen untuk tidak memakan darah manusia saat mengetahui ada seorang pendaki yang terluka di atas bukit terjang.
Bella and Renesmee - Breaking Dawn Part 2
Hasil perkawinan antara Edward dan Bella menghasilkan seorang putri yang telah diketahui pada film sebelumnya bahwa anak tersebut setengah vampir dan setengah lagi manusia. Bella sangat menyayangi putri kecilnya tersebut, ia memberikan nama anaknya Renesmee Charlisle Cullen. Gabungan antara keempat orang yang ia sayangi, Renee, Esme, Chaelisle dan Charlie.
Volturi mendapat laporan dari Irina - Breaking Dawn Part 2
Sampai suatu ketika, Bella, Edward, Renesmee dan Jacob sedang bermain-main di lapangan tempat James menemukan Bella pertama kali, tanpa disangka dan tanpa diduga Irina (keluarga dekat Edward yang tinggal di Denali) melihat Renesmee sedang memegang salju dengan kekuatan yang luar biasa. Melihat kejadian tersebut Irina langsung memutuskan bahwa Renesmee adalah anak abadi yang menurut hukum vampir harus segera dimusnahkan. Irina kemudian segera melaporkan masalah Renesmee ini kepada keluarga Volturi, keluarga yang menguasai hukum di dunia vampir. Bella berlari untuk mencegah Irina, tetapi usahanya sia-sia. Irina berhasil melaporkan masalah ini kepada keluarga volturi.
Dalam waktu sebulan setelah salju telah menumpuk, Volturi beserta ratusan pasukannya akan datang menemui keluarga Cullen untuk diadili dan diberi hukuman. Namun keluarga Cullen tidak tinggal diam, mereka merencanakan sebuah misi yang akan membuat keluarga Volturi mengerti dan percaya bahwa Renesmee bukanlah anak abadi, ia anak biologis dari Edward dan Bella. Keluarga Cullen mempergunakan waktu 30 hari tersebut untuk mengumpulkan kesaksian dari para kerabat dan teman dekat mereka yang tersebar diseluruh dunia. Mereka mengumpulkan para kerabat dan teman dekat mereka bukan untuk melawan dan berperang dengan keluarga Volturi, melainkan untuk menggunakannya sebagai saksi di depan seluruh keluarga Volturi bahwa Renesmee bukan anak abadi, dan dia tidak berbahaya.
Para saksi Renesmee - Breaking Dawn Part 2
Untuk mengumpulkan saksi dalam waktu 30 hari tidaklah mudah, karena sebagian besar vampir yang mereka kenal hidup secara nomaden. Tetapi seluruh keluarga Cullen terus berusaha, sampai akhirnya terkumpullah beberapa orang yang mau bersaksi. Kelompok Denali yang terdiri dari Tanya, Kate, Eleazar dan Carmen, kelompok nomaden Garret, Marry, Randall, Charlotte dan Peter, kelompok Irlandia yang beranggotakan Siobhan, Liam, Linaa dan Maggie, kelompok vampir dari Mesir Amun, Kebi, Benjamin dan Tia, Alistair vampir penyendiri yang datang dari Inggris, juga kelompok amazon yang terdiri dari Zafrina, Kachiri dan Senna. Mereka semua datang untuk membantu keluarga Cullen, mereka semua akan bersaksi kepada keluarga Volturi bahwa Renesmee bukan anak abadi.
Dalam masa pencarian saksi tersebut diketahui bahwa Bella memiliki kekuatan bertipe perisai yang dapat digunakan sebagai benteng dan tameng untuk melindungi orang yang ia sayangi. Sayangnya, kekuatannya sangat terbatas. Dibantu para vampir yang lain dan Edward sebagai kelinci percobaan akhirnya Bella berhasil menaklukkan kekuatan perisainya. Sementara Alice pergi entah kemana.
Keluarga Cullen dan para saksi - Breaking Dawn Part 2
Hari pertemuan keluarga Cullen dan keluaga Volturi pun tiba. Dibantu seluruh werewolf dari suku Quillette, dan seluruh kerabat vampir yang berhasil mereka kumpulkan, keluarga Cullen yakin mereka dapat meyakinkan keluarga Volturi untuk tidak menjatuhkan vonis terhadap semua yang terlibat di dalamnya. Volturi kemudian memanggil Edward untuk dipegang tangannya. Volturi pun tersenyum dan terpukau sehingga membuatnya semakin penasaran dengan Renesmee. Selanjutnya Volturi meminta keluarga Cullen untuk memegang tangan Renesmee. Bukannya tangannya Volturi yang dipegang oleh Renesmee, tetapi ia langsung memegang pipi Volturi. Volturi pun semakin sumringah.
Volturi dan pengawalnya - Breaking Dawn Part 2
Sayangnya bukannya makin melunak tapi Volturi ingin menyerang keluarga Cullen. Tiba-tiba datanglah Alice menghadap Volturi. Alice merupakan keluarga Cullen yang memiliki kemampuan menerawang masa depan. Dipeganglah tangan Alice oleh Volturi. Saat itulah Alice memberi aba-aba kepada Bella agar Renesmee dan Jacob pergi menjauh. Perang pun tak terhindarkan, masing-masing kelompok berjatuhan satu per satu termasuk Carlisle, ayah Edward. Pengawal Volturi yang dikenal memiliki kekuatan tak terbatas juga tumbang oleh Edward dan Bella.  Hingga akhirnya Volturi bertarung langsung dengan Edward dan Bella. Pertarungannya begitu complicated dan mengerikan, namun seru untuk ditonton. Vampir dua sejoli tersebut akhirnya dapat memusnahkan Volturi selamanya.
Kami pun sempat terkejut, ternyata peperangan tersebut hanyalah pandangan Alice yang menerawang jauh ke depan. Keluarga Volturi menyerah dan pergi meninggalkan keluarga Cullen dengan kekalahan telak yang memalukan. Di akhir film, Bella ternyata juga memiliki kemampuan yang dapat berbagi kenangan dan menunjukkannya pada Edward saat di taman bunga. Nah, itu tadi sinopsis lengkap film The Twilight Saga yang berjudul Breaking Dawn Part 2. Gak seru memang kalau gak nonton langsung, yuk ke bioskop terdekat di kota Anda!

Rabu, 14 November 2012

Sejarah Berdirinya KFC dan Perkebangannya Kini

Kentucky Fried Chicken ® ini didirikan oleh Colonel Harland Sanders (lahir pada 9 September 1890) pada usia enam puluh lima. KFC ® merupakan salah satu bisnis terbesar global industri pelayanan makanan dan secara luas dikenal di seluruh dunia sebagai wajah Colonel Sanders.


Setiap tahun, lebih dari satu miliar chicken dinner KFC ® dilayani menampilkan Colonel’s “finger lickin’ good” special recipe. Saat ini Kolonel telah menyebarkan industrinya untuk lebih dari delapan puluh negara dan teritori di seluruh dunia.

Kisah Colonel Sanders
Pada umur 6 tahun, ayahnya meninggal dunia. Ibunya sudah tidak bisa bekerja lagi, dan Harland muda sudah harus menjaga adik laki-lakinya yang baru berumur 3 tahun. Dengan kondisi ini ia harus memasak untuk keluarganya. Pada umur 7 tahun ia sudah pandai memasak di beberapa tempat memasak. Pada usia 10 tahun ia mendapatkan pekerjaan pertamanya didekat pertanian dengan gaji 2 dolar sebulan.

Ketika berumur 12 tahun ibunya kembali menikah dan ia meninggal di rumah tempat tinggalnya dekat Henryville, Ind. Harland berganti-ganti pekerjaan selama beberapa tahun, pertama sebagai tukang parkir pada usia 15 tahun di New Albany, Ind., dan kemudian sebagai pada usia 16 tahun menjadi tentara yang dikirim selama 6 bulan di Kuba. Setelah itu ia menjadi petugas pemadam kebakaran, belajar ilmu hukum melalui korespondensi, praktik dalam pengadilan, asuransi, operator kapal feri, penjual ban, dan operator bengkel.

Pada usia empat puluh tahun, Colonel Sanders mulai memasak untuk turis di bengkelnya yg terletak di Corbin, KY. Namun, bukan datang untuk layanan mobil mereka, ratusan orang mulai datang ke stasiun Kolonel khusus untuk makanan. Jadi ia memperluas baru-dan-bisnis datang dengan bergerak di seberang jalan ke hotel dan restoran yang kapasitasnya 142 orang. Saat memasak di sini, Colonel Sanders menyempurnakan rahasia sebelas campuran bumbu dan rempah-rempah untuk resep khusus yang masih digunakan sekarang.

Dengan teknik memasak khusus, Sanders’ station menjadi terkenal dan ia diakui untuk masakan yang luar biasa oleh Gubernur pada waktu itu, Ruby Laffoon pada tahun 1935 ketika ia membuat Kentucky Kolonel; maka nama Colonel Sanders. Pada tahun 1939, Colonel Sanders 'restoran memenangkan teratas di Duncan Hines "Adventures in Good Eating."

Setelah start-up luar biasa pada tahun 1952, Kolonel meyakinkan dirinya selama sisa hidupnya kepada usaha waralaba ayam. Untuk menyebarkan resepnya yang terkenal, ia membentang negara di mobilnya dari usaha kecil di Kentucky untuk memasak dengan ayam untuk pemilik restoran dan karyawannya. Jika mencintai rakyatnya seperti pelanggan yang lain itu, Kolonel membuat kesepakatan dengan pembentukan, mengatakan bahwa mereka akan membayar satu sen untuk setiap ayam mereka dijual di restoran mereka.

Begitu banyak restoran setuju bahwa dengan tahun 1964, Kolonel telah lebih dari enam ratus outlet waralaba di Amerika Serikat dan Kanada untuk ayam. Juga pada tahun 1964, Colonel Sanders memutuskan untuk menjual bunga di Amerika Serikat perusahaan untuk perubahan kecil (hanya US $ 2 juta) untuk faksi kecil investor, seperti John Y. Brown Jr, Gubernur Kentucky dari tahun 1980 sampai 1984. Namun, Colonel Sanders terus menjadi juru bicara publik KFC ® dan pada tahun 1976, ia diangkat menjadi kedua di dunia selebriti paling diidentifikasi oleh survei independen.

Dengan kelompok baru ini investor melaksanakan Corporation, KFC ® diperluas dan matang dengan cepat. Corporation terdaftar pada New York Stock Exchange pada 16 Januari 1969, hanya tiga tahun setelah itu pergi publik pada 17 Maret 1966. Kemudian, setelah perusahaan KFC ® diakuisisi oleh Heublein Inc pada 8 Juli 1971 untuk $ 285 million, perusahaan berkembang menjadi memiliki 3.500 waralaba dan restoran di seluruh dunia.

Selanjutnya, Heublein Inc. yang berikutnya diakuisisi oleh RJ Reynolds Industries, Inc (sekarang RJR Nabisco, Inc) pada tahun 1982, membuat Kentucky Fried Chicken ® sebuah anak perusahaan dari Reynolds. Setelah itu, pada bulan Oktober tahun 1986, PepsiCo, Inc melakukan pembelian sebesar $ 840 juta dari RJR Nabisco, Inc

Namun, pada Januari 1997, PepsiCo, Inc mengungkapkan bahwa itu akan membuat KFC ® dan kecil lainnya restoran cepat - Taco Bell dan Pizza Hut - menjadi perusahaan restoran independen yang dikenal sebagai Tricon Global Restaurants, Inc Perusahaan ini juga menyatakan bahwa hal itu akan mengubah nama korporasi Yum! Brands, Inc dalam bulan Mei 2002. Perusahaan ini, yang sekarang ini memiliki A & W All-American Food Restoran, KFC, Long John Silvers, Pizza Hut dan Taco Bell restoran, adalah restoran utama dunia perusahaan dalam hal sistem unit, memiliki menyesakkan 32.500 unit di lebih dari seratus negara dan wilayah.

Sayangnya, setelah melakukan perjalanan 250 ribu mil setiap tahun mengunjungi restoran di seluruh dunia, Colonel Sanders meninggal karena leukemia pada 16 Desember 1980 pada usia sembilan puluh tahun.

Yang cukup menarik, perusahaan global yg sangat besar ini, semua dimulai dengan hanya pria berumur enam puluh lima tahun dan seekor ayam.


The Secret Recipe
Selama bertahun-tahun, Kolonel Harland Sanders membawa formula rahasia untuk Kentucky Fried Chicken di kepalanya dan campuran rempah-rempah di mobilnya. Hari ini, resep terkunci jauh di tempat yang aman di Louisville, Kentucky. Hanya segelintir orang yang tahu, dan masing-masing berkewajiban untuk kerahasiaan ketat oleh kontrak.



Kolonel mengembangkan rumus kembali di tahun 1930-an ketika ia mengoperasikan Pengadilan Sanders & Cafe restoran dan motel di Corbin, Kentucky. Sana, perpaduan dari 11 bumbu dan rempah-rempah yang pertama kali dikembangkan pelanggan setia.

"Pada masa itu, aku mencampur dengan tangan rempah-rempah seperti pencampuran semen pada lantai beton yg dibersihkan khusus di beranda belakang di Corbin," kenang Kolonel. "Aku menggunakan sendok untuk membuat terowongan dalam tepung dan kemudian dicampur dengan hati-hati dalam bumbu dan rempah-rempah."

Evolusi logo KFC

Pada April 2007, KFC meluncurkan logo mereka saat ini di mana Kolonel melepas jas putih untuk juru masak merah celemek. Logo baru termasuk warna lebih berani dan lebih baik didefinisikan wajah almarhum pendiri Kentucky Fried Chicken, yang akan menjaga dasi kupu-kupu hitam klasik, kacamata dan jenggot. Logo berubah hanya untuk keempat kalinya dalam 50 tahun, dan untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade. Kolonel yang tersenyum adalah fitur terhadap latar belakang merah yang cocok dengan celemek merahnya, dengan nama merek KFC di huruf tebal hitam di bawah dagu.

Perusahaan juga mulai menggunakan sebutan aslinya Kentucky Fried Chicken lagi untuk kemasan, signage, dan iklan di Amerika Serikat sebagai bagian dari program branding-ulang perusahaan; restoran yang lebih baru dan direnovasi akan memiliki logo baru dan nama sementara toko-toko yang lebih tua akan terus menggunakan signage tahun 1991. Selain itu, perusahaan terus menggunakan singkatan KFC dengan bebas dalam iklan. Perusahaan internasional masih dikenal sebagai KFC.

Pada tahun 2006, KFC mengklaim telah membuat logo pertama yang terlihat dari luar angkasa, meskipun Readymix telah memiliki satu sejak tahun 1965. KFC mengatakan "Itu menandai debut resmi besar-besaran ulang gambar global kampanye yang akan kontemporasi 14.000+ restoran KFC di lebih dari 80 negara selama beberapa tahun mendatang." Logo ini dibangun dari 65.000 kotak berukuran satu kaki persegi, dan butuh enam hari di lokasi untuk membangun pada awal November. Logo diukur memecahkan rekor 87.500 kaki persegi (8,129.0 m²), dan ditempatkan di Gurun Mojave di dekat Rachel, Nevada.

Selasa, 18 September 2012

Misteri Segitiga Bermuda

KEMBALI LAGI BERSAMA KAMI DI SINGLET!!! ARTIKEL-ARTIKEL YANG DIANGGAP TABU, DAN TAK LAYAK UNTUK DIPERBINCANGKAN AKAN KAMI KUPAS SECARA SANTAI... SESANTAI SINGLET!!!




Dalam satu abad terakhir ini diperkirakan sekitar 50 kapal laut dan 20 pesawat terbang menghilang secara misterius di suatu wilayah yang disebut segitiga bermuda. Tidak heran banyak orang menyebut wilayah ini dengan nama segitiga setan. Setelah hampir satu abad berlalu, adakah misteri yang masih tersisa dari segitiga bermuda ?


Segitiga bermuda membentang di lautan Atlantik yang dibatasi oleh garis yang menghubungkan Florida, pulau bermuda dan puerto rico. Luasnya sekitar 1,2 juta km2. Misterinya dimulai ketika banyak kapal laut, perahu dan pesawat terbang menghilang secara misterius di wilayah ini. Menurut para peneliti, di wilayah ini hukum fisika dilanggar habis-habisan.

Bahkan hingga kini, segitiga bermuda masih sering menjadi topik favorit buku-buku novel dan film-film Holywood. Kisahnya tidak pernah habis dibahas di situs-situs paranormal dan misteri, termasuk di blog ini.

Nama segitiga bermuda awalnya datang dari seorang wartawan bernama Vincent Gaddis yang menulis artikel berjudul "The deadly bermuda triangle"yang terbit pada FebruarI 1964 di majalah Argosy. Namun Legenda ini dihidupkan dan dipopulerkan oleh seorang penulis bernama Charles Berlitz yang menulis buku berjudul "The Bermuda Triangle" pada tahun 1974.

Salah satu kisah pertama mengenai misteri ini adalah peristiwa yang terjadi pada tahun 1918. Pada saat itu sebuah kapal bernama USS Cyclops yang memiliki panjang 542 kaki dan membawa batubara untuk angkatan laut Amerika sedang berlayar dari Salvador ke Maryland. Kapal itu tidak pernah sampai ke tujuan. Para pencari hanya menemukan keterangan bahwa kapal itu berlabuh di Barbados pada tanggal 3 dan 4 Maret untuk menambah persediaan. Setelah itu, hilang tanpa jejak.

Kisah lain yang populer adalah misteri hilangnya 5 pesawat militer Amerika (flight 19) pada tanggal 5 Desember 1945. Pada hari itu, 5 pesawat pembom Avenger berangkat dari pangkalan angkatan laut di Fort Lauderdale, Florida pada pukul 2:10 sore. Kelima pesawat itu dikemudikan oleh para prajurit penerbang dengan dipimpin oleh Lt. Charles Taylor.

Satu setengah jam kemudian, Lt Robert Cox di pangkalan menerima transmisi radio dari Lt. Charles Taylor yang mengatakan bahwa kompasnya berhenti bekerja dan ia kebingungan menentukan arah. Selama beberapa jam berikutnya, pangkalan masih bisa menerima komunikasi radio dari lima pesawat itu hingga komunikasi terputus total pada pukul 7:04 malam.

Dua pesawat kemudian diperintahkan terbang untuk mencari kelima pesawat itu. Salah satu pesawat pencari tidak pernah kembali ke pangkalan. Sang penolong telah bergabung dengan kelima pesawat tersebut, menghilang begitu saja.

Misteri ini telah membuat berbagai teori muncul ke permukaan. Menurut para ufolog, di dasar laut Atlantik tempat segitiga bermuda ada markas alien yang menculik para kapal dan pesawat. Menurut para penganut new age, pesawat dan kapal menghilang karena residu kristal yang berasal dari pulau Atlantis yang misterius. Menurut para spiritualis, segitiga bermuda adalah pintu menuju dimensi keempat.

Menurut peneliti yang lebih rasional, fenomena ini bisa disebabkan karena gangguan elektromagnetik. Bagi para skeptis, yang paling bertanggung jawab adalah cuaca buruk, ketidakberuntungan, bajak laut, navigator yang inkompeten dan human error.

Menarik, karena teori-teori tersebut tidak berakhir sampai disana. Seorang Psikiater bernama Dr Kenneth McCall memiliki teori lain. Ia melacak sejarah segitiga bermuda hingga ratusan tahun sebelumnya dan menemukan bahwa wilayah itu dulunya adalah tempat lalu lalangnya kapal pedagang barat. Dan ia menemukan satu fakta mengejutkan. Pada masa perdagangan budak, diperkirakan 10 juta budak dibuang ke laut itu, apakah karena mereka terkena penyakit, atau karena hukuman.

Menurut Dr McCall, arwah 10 juta budak itu dapat mengacaukan pikiran para pilot atau navigator yang melintas. Hmm. lumayan masuk akal.

Misteri segitiga bermuda terus berlanjut hingga tahun 2000. Pada saat itu sebuah kapal Inggris yang tenggelam 70 tahun sebelumnya (bukan di segitiga bermuda) berhasil diangkat dari dasar laut. Kapal ini terbukti menjadi kunci pengungkapan misteri Segitiga bermuda yang lebih rasional, yaitu gas Metana.

Menurut mereka di wilayah tertentu di lautan, kadang gas metana tersembur keluar dari dasar laut. Naiknya gas ini ke permukaan menyebabkan berkurangnya kepadatan air laut dan akan menyebabkan apapun yang ada di permukaan laut tenggelam. Bahkan jika para awak kapal terjun ke permukaan dengan pelampung, tetap saja mereka akan tenggelam.

Dan di wilayah segitiga bermuda, ditemukan beberapa bagian dimana gas metana biasa menyembur ke permukaan laut. Ini memang bisa menjelaskan penyebab tenggelamnya kapal laut. Tapi masih belum bisa menjelaskan penyebab hilangnya pesawat terbang.

Kemudian pada tahun 1975, seorang bernama Larry Kusche yang berprofesi sebagai pustakawan di Arizona State University meneliti misteri ini dengan sungguh-sungguh dan mendapatkan kesimpulan yang sangat berbeda. Menurutnya, tidak ada misteri di segitiga bermuda. Ia menulis hasil penyelidikannya dalam sebuah buku berjudul "The Bermuda Triangle Mystery - Solved".

Ia menemukan banyak laporan kecelakaan di segitiga bermuda tidak dilaporkan secara akurat. Contoh, ia menemukan satu laporan mengenai kapal yang tiba-tiba hilang di lautan yang tenang, padahal kenyataannya lautan saat itu sedang dilanda badai.

Di bagian lain, ia menemukan banyak kisah yang ditulis mengenai kapal-kapal yang menghilang secara misterius. Padahal kenyataannya bangkai kapal-kapal tersebut ditemukan dan penyebab tenggelamnya sudah dapat dijelaskan.

Dalam kasus lain ia menemukan seorang penulis menyebutkan satu kapal hilang di segitiga bermuda. Padahal sesungguhnya kapal tersebut tenggelam 3.000 mil jauhnya dari segitiga bermuda.

Lagipula dengan luas 1,2 juta km2 (9 kali pulau jawa) dan lalu lintas pelayaran yang padat, adalah hal yang wajar apabila ada beberapa kapal yang tenggelam disitu. Lagipula pesawat dan kapal yang tenggelam beberapa puluh tahun yang lalu memang belum memiliki sistem navigasi yang memadai.

Setelah hampir satu abad, pertanyaannya adalah, apakah masih ada misteri yang tersisa dari segitiga bermuda. Kelihatannya yang masih menjadi misteri adalah bagaimana segitiga bermuda bisa menjadi misteri.

Mungkin kisah dan cerita yang kita dapatkan memang bercampur aduk dengan imajinasi manusia. Mungkin Larry Kusche memang benar. Tidak ada misteri di segitiga bermuda. Lagipula insiden terakhir yang terjadi adalah pada tanggal 22 Desember 1967, 42 tahun yang lalu.

Jika itu kenyataannya, saya turut bersimpati untuk para penggemar misteri segitiga bermuda yang berduka.

Sabtu, 21 Juli 2012

Sinopsis Sherlock Holmes 1,2,3, dan 4

Sinopsis Sherlock Holmes 1 "A Study In Scarlet"

Diceritakan dari sudut pandang Watson, seorang pensiunan dokter Angkatan Darat Inggris, yang pada tugas terakhirnya mengalami luka tembak dan terserang penyakit tifus, sehingga dibebastugaskan dari resimennya dan dipulangkan ke Inggris karena kondisinya yang lemah. Di Inggris, Watson tinggal sendiri karena dia tidak punya kerabat di sana. Penghasilan yang kecil mengharuskan dia untuk mencari tempat tinggal yang murah. Keinginan ini dia utarakan kepada temannya yang dia temui secara tidak sengaja di bar. Dari temannya itulah Watson mengenal Sherlock Holmes, seorang pria yang sedang mencari rekan untuk berbagi tempat tinggal dan biaya sewa.


Setelah pertemuan pertama yang “mengherankan” di laboratorium, Watson yang telah diperingatkan sebelumnya oleh temannya akan perangai aneh Holmes, memutuskan untuk menerima tawaran berbagi tempat tinggal dan biaya sewa apartemen dengan Holmes. Apartemen tersebut terletak di Baker Street No. 221B. Pada saat itu Watson belum mengetahui pekerjaan Holmes.


Setelah tinggal bersama pun perlu waktu berminggu-minggu agar Watson dapat mengetahui apa sebenarnya yang dilakukan Holmes. Sebenarnya bisa saja dia menanyakan langsung kepada Holmes, tetapi sopan santun menghalanginya untuk bertanya. Holmes tidak pernah membicarakan masalah pekerjaannya karena itu dia pikir Holmes tidak ingin pekerjaan nya diketahui.
Menarik membaca bagaimana Watson menerka-nerka apa pekerjaan yang dilakukan oleh rekan serumahnya itu. Tidak bekerjanya Watson dan kesehatannya yang buruk membuatnya harus sering berada di rumah. Bosan karena tidak melakukan apa-apa, sehingga ketika ada misteri kecil tentang pekerjaan holmes di hadapannya, langsung disambutnya dengan semangat. Bak detektif dia mengumpulkan apa saja yang dia ketahui tentang Holmes, dan menulisnya dalam catatan kecil berjudul “Sherlock Holmes – kelebihan dan kekurangannya”.

Walaupun begitu, itu pun belum cukup untuk menguak misteri pekerjaan Holmes, sampai pada suatu hari Holmes sendiri yang membuka tabir misteri tersebut. Dan dimulailah keterlibatan Watson dalam kasus yang dinamai sendiri oleh Holmes sebagai “Penelusuran Benang Merah” (A study in Scarlet)

“Memang ada benang merah pembunuhan dalam kumparan kehidupan yang tanpa warna. Tugas kitalah untuk menelusurinya, menguraikannya, dan meluruskannya”. (Sherlock Holmes)

Sinopsis Sherlock Holmes 2 "Sign Of Four"

Mary Morstan mendatangai Sherlock Holmes memintanya memecahkan sebuah misteri. Sepuluh tahun yang lalu, ayah Mary, Kapten Arthur Morstan kembali ke London dengan mengambil cuti dari resimennya di India. Katanya ia dan temannya Tahddeus Sholto, mendapatkan harta karun yang sangat besar jumlahnya. Tapi ketika Mary tiba di hotel tempat ayahnya tinggal, sang ayah sudah lenyap tanpa jejak.
Sherlock Holmes menyambut tantangan ini dengan antusias. Dan kali inipun Dr. Watson menyertainya, terutama karena ia sangat tertarik pada Mary Morstan yang dimatanya begitu mempesona

Sinopsis Sherlock Holmes 3 "The Hound Of Bakersville"

“… Ini bisnis kotor, Watson, bisnis kotor yang berbahaya, dan semakin banyak yang aku ketahui, semakin aku tidak menyukainya,” ujar Holmes menanggapi kematian Sir Charles Baskerville. Bangsawan tua itu tewas ketakutan akibat serangan mahkluk buas mengerikan yang selama ini hanya hidup dalam legenda. Duet Sherlock Holmes dan Dr. Watson nyaris menemukan jalan buntu sampai sang pewaris, Sir Henry Baskerville, muncul. Tampaknya Sir Henry bukan cuma mewarisi rumah besar dan kekayaan melimpah milik keluarganya, melainkan juga takdir yang mengerikan. Karena bersama dengan kedatangannya, mahkluk setan itu kembali menghantui, mengintai di rawa-rawa berkabut, menunggu kelengahan calon korbannya..

Sinopsis Sherlock Holmes 4 "The Valley Of Fear"

Suatu pagi Sherlock Holmes menerima pesan dalam bentuk kode yang menginformasikan ancaman pembunuhan terhadap John Douglas di Manor House. Sayangnya Sherlock Holmes terlambat. Pada saat ia berhasil memecahkan kode itu, sudah terjadi pembunuhan terhadap John Douglas.

Sherlock Holmes dan Watson kemudian pergi ke lokasi kejadian di Sussex untuk menyelidiki pembunuhan tersebut. Penyelidikan mereka berhasil menyingkap rahasia besar di balik pembunuhan itu, dengan motif yang bermula di Amerika. Meskipun tidak punya cara untuk membuktikannya, Sherlock yakin Profesor Moriarty terlibat dalam hal ini, karena cuma Moriaty yang tertantang untuk menghabisi seseorang yang berkali-kali lolos dari maut

ikuti terus ceritanya!